POJOKSATU.id, JAKARTA—Mantan Presiden Jokowi menghadiri pemakaman Paus Fransiskus hari ini, Sabtu (26/4) di Roma, Italia. Tentu menjadi pertanyaan publik kenapa tidak Presiden Prabowo?

Dan Ketua MPR Ahmad Muzani membeberkan alasan penunjukan Jokowi ini. Dia mengatakan bahwa Jokowi adalah Presiden RI ketika Paus Fransiskus berkunjung ke Jakarta September 2024 lalu.

“Sehingga Pak Prabowo merasa tingkatnya adalah tingkat kepala negara, ketika itu. Itu sebabnya yang diminta adalah Pak Jokowi untuk menghadiri dan mewakili pemerintah dan rakyat serta bangsa Indonesia di Vatikan,” kata Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 25 April 2025.

“Tapi didampingi oleh beberapa kawan-kawan lain,” ujar Sekjen Partai Gerindra ini lagi.

Baca Juga: Korban Pembunuhan yang Dibawa Pakai Motor Ternyata Bernama Al Bashar, Perantau Asal Lampung

Pemakaman Paus Fransiskus yang meninggal di usia 88 tahun ini akan digelar di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Italia, Sabtu pagi waktu setempat atau Sabtu sore waktu Indonesia.

Mengenai tidak diajaknya Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama rombongan ke Roma, Muzani juga memberikan alasan.

“Ketika itu kan Paus Fransiskus menjadi tamu kehormatannya Presiden Jokowi,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto ini yang terdiri dari empat orang sudah tiba di Roma untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

“Berdasarkan informasi tadi malam semua sudah berangkat dan berdasarkan perhitungan waktu, beliau-beliau sudah sampai di Roma," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, kepada wartawan pada Jumat, 25 April 2025.

Baca Juga: Eks Kepala BIN era Jokowi Setuju Wapres Gibran Dicopot, Andai Prabowo Sakit Nasib Bangsa Dipertaruhkan

Utusan khusus berangkat menuju Vatikan pada Kamis, 24 April 2025 malam. Empat utusan khusus tersebut adalah Presiden Ke-7 Joko Widodo, Menteri HAM Natalius Pigai, Wamenkeu Thomas Djiwandono, dan Ignasius Jonan.

Prasetyo menegaskan, para utusan telah membawa surat pribadi dari Presiden Prabowo untuk diberikan kepada pemerintah Vatikan.

Prasetyo memastikan para utusan akan hadir dalam upacara penghantaran yang akan dilakukan pemerintah Vatikan untuk mendiang Paus Fransiskus.

"Utusan-utusan khusus dari Bapak Presiden Prabowo akan menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan," katanya.

Mengenai isi surat pribadi Prabowo, Prasetyo mengatakan, tidak ada pesan khusus, yang spesifik dititipkan kepada empat utusan khusus kepada Vatikan, selain ungkapan duka cita yang dalam dan harapan agar semangat Paus Fransiskus untuk membela pihak yang lemah tetap diteruskan.

"Berharap semangat Paus Fransiskus untuk keberpihakan kepada yg lemah, kepada yang miskin, pembelaan kepada yang tertindas, nilai-nilai itu adalah nilai-nilai kemanusiaan yang ditinggalkan Paus Fransiskus dan wajib kita teruskan," jelasnya.

Misa pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Sabtu 26 April 2025 pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu. ***