POJOKSATU.id, JAKARTA-- Presiden ke-6 Jokowi dan Presiden ke-5 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3).

Selain SBY dan Jokowi, para wakil presiden terdahulu juga hadir yakni Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK), Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, dan Wapres ke-11 Boediono.

Dari urutan yang hadir, terakhir Presiden ke-5 Soesilo Bambang Yudhoyono atau SBY yang datang ke Istana.

Baca Juga: Korban Sementara Perang Iran vs AS dan Israel, 780 Sipil Banding 6 Tentara Amerika, Mungkinkah

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, selain presiden dan wakil presiden terdahulu, Prabowo mengundang para menteri luar negeri terdahulu dan ketum partai politik di parlemen.

Teddy menyebut pertemuan akan membahas seputar kondisi terkini. Prabowo akan mendengarkan langsung pandangan dari sejumlah tokoh yang hadir.

“Jadi malam ini Bapak Presiden mengundang langsung seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu dan para menteri luar negeri terdahulu, termasuk juga para ketua umum partai politik di parlemen," kata Seskab.

Baca Juga: Kontroversi Jelang Kick-Off! Trump Batasi Visa Negara Peserta Piala Dunia 2026

"Alhamdulillah hampir sebagian besar hadir, tentunya untuk berdiskusi bersilaturahmi saling tukar pandangan, Bapak Presiden ingin medengarkan pandangan Bapak Presiden," ujar Teddy.

Teddy belum merinci apa saja yang dibahas dalam pertemuan. Ia mengatakan semua isu akan dibahas, terutama kondisi geopolitik terkini.

"Semuanya dibahas," ujarnya.

Diduga Prabowo mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu ini sekaitan dengan kondisi geopolitik yang memanas di Timur Tengah akibat perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel.

Sementara itu, ketua umum (Ketum) partai politik yang sudah hadir di Istana Kepresidenan Jakarta, antara lain Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.***