POJOKSULSEL, PINRANG - Penjabat Sekprov Sulsel Andi Aslam Patonangi menegaskan pentingnya prinsip sinergitas di momentum Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke-63, Minggu (19/2/2023).
Menurut Andi Aslam Patonangi, banyak hal yang harus dikerjakan untuk membangun Pinrang ke depan. Hal itu membutuhkan prinsip sinergitas antara Pemkab Pinrang dan Pemprov Sulsel.
"Sinergitas tetap antara Pemrintah Kabupaten Pinrang dalam hal ini Pak Bupati dan Pak Gubernur Sulsel serta seluruh jajaran Pemprov Sulsel," kata Andi Aslam usai menghadiri Hari Jadi Pinrang.
Mantan Bupati Pinrang dua periode itu menjelaskan, prinsip sinergitas akan mendorong lahirnya pembangunan yang lebih akselerasi.
Ia mencontohkan sinergitas yang sudah terbangun dengan baik antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Pinrang. Salah satunya, adalah selesainya pembangunan jalan poros Pinrang-Rappang.
Baca juga
Hari Jadi Pinrang ke-63 Diawali dengan Pagelaran Kesenian Budaya
Ia menegaskan, jalan poros Pinrang-Rappang sebelumnya banyak dikeluhkan karena rusak berat. Sementara, jalur tersebut merupakan lalu lintas harian padat.
Lebih jauh dijelaskan Andi Aslam, Pemprov Sulsel di tahun 2023 mengucurkan bantuan keuangan kepada Pemkab Pinrang senilai Rp22,6 miliar. Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel adalah hasil koordinasi antara Pemkab Pinrang dan Pemprov Sulsel.
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel, kata Andi Aslam, diperuntukkan untuk dua pembangunan ruas jalan, yakni ruas jalan Pantai Ammani beserta tanggul penahan abrasi dan ruas jalan Letta Kariango, Kecamatan Lembang.
Sementara itu, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mengatakan, alokasi pengerjaan Jalan Letta beserta jembatan dari bantuan Keuangan Pemprov Sulsel senilai Rp10 miliar. Sementara, Pemkab Pinrang turut mengucurkan anggaran sebanyak Rp5 miliar.
"Jadi ada dana sharing ke sana Rp5 miliar. Jadi total anggarannya ke sana Rp15 miliar," kata Andi Irwan Hamid.
Hari Jadi Pinrang Penuh Nuansa Kesenian Budaya
Hari Jadi Pinrang 2023 mengusung tema Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Komoditi Unggulan Daerah yang Inklusif
Hari Jadi Pinrang dihadiri perwakilan tokoh-tokoh pemerintahan dari seluruh desa dan kelurahan. Mereka memakai pakaian adat. Hadir juga tokoh agama dan masyarakat.
Baca juga
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca di Sulsel Hingga 23 Februari
Hari Jadi Pinrang dibuka dengan pagelaran kesenian tarian 4 etnis, yang menggambarkan kemajemukan suku di kabupaten berjuluk Bumi Lasinrang itu.
Pagelaran kesenian budaya yang kental nuansa musik tradisional Bugis Makassar, tersaji secara apik di hadapan ratusan undangan Hari Jadi Pinrang.
(fadli/pojoksulsel)



