POJOKSATU.id, JAKARTA — Habib Rizieq Shihab (HRS) di acara Munajat Kubro 212 di Monas, Sabtu (2/12) meminta Presiden Jokowi menindak tegas kelompok NKRI yang vulgar membela Zionis Israel.

Habib Rizieq bahkan meminta Pemerintah dan TNI-Polri menindak tegas pendukung Israel yang berpijak di tanah Indonesia.

Sikap tegas terhadap kemerdekaan Palestina disuarakan Habib Rizieq Shihab pada Reuni 212 atau Munajat Kubro 212 di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12).

Pesan HRS ini disampaikan menantunya Muhammad Bin Husein Alatas atau Habib Alatas.

“Saya bersama umat memohon dengan sangat hormat kepada Bapak Presiden RI dan jajaran Polhukam RI, termasuk TNI dan Polri serta Kejaksaan RI segera menindak tegas siapa pun, dari kelompok manapun di NKRI yang secara vulgar membela zionis Israel,” tegas Habib Rizieq dalam pesannya.

Baca Juga: Survei Terbaru LPI, Ganjar-Mahfud Dinilai Paling Peduli Kesejahteraan Buruh, Prabowo-Gibran Masa Bodoh

Bagi petinggi Front Persatuan Islam (FPI) ini, mendukung Israel sama saja melanggar konstitusi. Mereka juga wajib ditindak tegas oleh negara.

“Semoga pemerintah segera mengambil langkah cepat dan tepat sesuai amanah perundang-undangan,” demikian tutup Habib Rizieq.

Pemilu 2024 Jangan Caci Maki

Habib Rizieq Shihab berharap Kontestasi Pemilu 2024 jangan dipenuhi caci maki, politik uang, kampanye hitam, atau meghalalkan segala cara.

Dalam pesan yang dibacakan menantunya, Muhammad Bin Husein Alatas atau Habib Husein Alatas, Habib Rizieq berharap agar Pemilu 2024 bisa diselenggarakan dengan jujur dan adil sesuai amanat UUD 1945.

Baca Juga: Wakil Ketua MUI Singgung Pemimpin Nasional di Munajat Kubro 212, Massa Teriak Amin

“Pemilu 2024 wajib digelar dengan jujur adil dan damai sesuai amanat konstitusi,” tegas Habib Rizieq yang tidak menghadiri Reuni 212 secara langsung.

Jika Pemilu berjalan dengan jujur dan adil, maka politik 2024 akan banyak diisi dengan mengedepankan akhlaqul karimah.

Ia juga berharap di Pemilu 2024, tidak lagi ada kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

“Atau caci maki, politik uang, kampanye hitam, atau meghlalalkan segala cara supaya rakyat dan bangsa Indonesia tidak lagi terbelah dan terpolarisasi, insyaallah,” pesan Habib Rizieq Shihab di depan massa aksi Munajat Kubro 212.***