POJOKSATU.ID - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau lokasi banjir dan berdialog dengan warga terdampak.

Dalam kunjungannya, Gibran menyapa warga sembari menanyakan kondisi jaringan komunikasi yang menjadi kebutuhan penting di tengah situasi darurat.

“Bapak, ibu sinyalnya sudah baik belum?” tanya Gibran kepada warga, dikutip pojoksatu.id dari instagram @inspacta.id (19/12/2025).

Baca Juga: Rp79 Miliar di Usia 31 Tahun, Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Jadi Sorotan

“Belum,” jawab warga secara kompak dengan nada antusias, mencerminkan kondisi komunikasi yang masih terputus akibat banjir.

Mendengar keluhan tersebut, Gibran langsung merespons dengan janji percepatan bantuan teknologi komunikasi.

Ia menyampaikan rencana pemasangan layanan internet berbasis satelit Starlink agar warga dapat kembali berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat di wilayah lain.

Baca Juga: Rp 268 Miliar Sudah Disalurkan Kemenkeu, Ini Skema Dana Negara untuk Bencana Sumatera

“Nanti kita segera pasangkan Starlink ya, biar bisa segera menghubungi teman-teman, saudaranya di tempat lain. Internetnya belum jalan ya? Kita segerakan ya,” ujar Gibran.

Dialog singkat tersebut terekam dan dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet mengapresiasi langkah Gibran yang turun langsung dan merespons keluhan masyarakat. Namun, di sisi lain, muncul pula kritik tajam terkait kesiapan penanganan di lapangan.

Salah satu kritik datang dari sosok Bu Susi yang menyoroti cara penanganan masalah komunikasi di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, kebutuhan dasar seperti internet darurat seharusnya sudah diantisipasi sejak awal kunjungan.

Baca Juga: Bikin Heboh, Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Dikembalikan, Wali Kota Medan Ungkap Alasan Mengejutkan

“Seharusnya anda bisa datang dengan pesawat anda bawa Starlink 10, genset kecil 10, dan semuanya bisa langsung pasang, tidak perlu tanya-tanya. Bawa lebih pun bisa,” kata Bu Susi.

Kritik tersebut langsung memantik perdebatan publik. Sebagian menilai masukan Bu Susi sebagai bentuk kepedulian agar penanganan bencana lebih sigap dan efektif.

Terlebih, di era digital, akses internet dinilai krusial untuk koordinasi bantuan, informasi darurat, hingga komunikasi keluarga.

Baca Juga: Tak Tahan Dampak Sampah, Warga Sekitar TPA Cipeucang Datangi DPRD Tangsel dan Sampaikan Tuntutan

Namun, ada pula pihak yang menilai langkah Gibran sudah tepat dengan mendengar langsung keluhan warga sebelum mengambil tindakan.

Kehadiran langsung di lokasi banjir dianggap penting untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Kondisi jaringan komunikasi memang kerap menjadi persoalan utama saat bencana melanda.

Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Memanas, Polisi Segera Periksa Ahli Versi Roy Suryo

Terputusnya sinyal dan listrik membuat warga kesulitan mengakses informasi maupun menghubungi sanak saudara.

Karena itu, teknologi seperti Starlink dan dukungan genset dinilai bisa menjadi solusi cepat dalam situasi darurat.

Hingga kini, perhatian publik tertuju pada realisasi janji pemasangan Starlink tersebut.

Baca Juga: KPAI Ungkap Memang Benar Faizah Soraya Dibunuh Anaknya, Motifnya Ingin Bela Ayah dan Kakaknya

Masyarakat berharap penanganan bencana tidak hanya berhenti pada dialog dan janji, tetapi benar-benar diikuti aksi cepat agar warga terdampak bisa segera bangkit dari kondisi sulit.***