POJOKSATU.id - Korp Lalu Lintas Kepolisian Republika Indonesia (Korlantas Polri), mengadakan analisis dan evaluasi (Anev) Operasi Lilin 2024.
Dalam kesempatan itu, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Santoso Slamet mengungkapkan jika selama pelaksanaan Operasi Lilin 2024 berlangsung, angka kejahatan dan kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yang signifikan.
Oleh karena itu, Brigjen Slamet sapaan akrabnya merasa bersyukur atas kondisi tersebut.
Baca Juga: Bagikan Foto Terbarunya, Indah Permatasari Diduga Hamil Anak Kedua
Menurutnya, selama Operasi Lilin 2024 berlangsung, tingkat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan, dari yang semula 2.842 insiden menjadi 2.498 kejadian.
"Bahkan tingkat fasilitas kecelakaan turun 13 persen, dengan jumlah korban jiwa berkurang sebanyak 55 orang dibandingkan tahun lalu," ujarnya dikutip pada Kamis (16/1/2025).
Meski begitu, ia mengungkapkan jika jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas selama 13 hari Operasi Nataru 2024 digelar, juga mengalami peningkatan sebesar 5 persen.
Baca Juga: Kronologi Bentrokan Ormas Pemuda Pancasila Vs GRIB Jaya di Blora, Diduga Gegara Sakit Hati
Dimana, tercatat total pelanggaran lalu lintas mencapai 33.741 kasus, sedangkan tahun 2023 lalu total pelanggaran lalu lintas mencapai 26.491 kasus.
Selain itu, dalam kesempatan ini pihaknya juga mencatat sejumlah pencapaian yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian dalam periode ini.
Seperti halnya hasil survei dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada, yang menyebut sebanyak 86 responden merasa puas, dengan penyelanggara angkutan pada momen Nataru 2024 kemarin.
Oleh karena itu, dalam hal ini Brigjen Slamet menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam memastikan kelancaran maupun keamanan lalu lintas selama periode Nataru.***

.webp)

