POJOKSATU.id, JAKARTA—Pemandu kapal Heriyanto yang memandu lima jurnalis yang melakukan peliputan ke lokasi erupsi Gunung Anak Krakatau sempat mengirimkan foto terakhir, Senin (7/9) pukul 18.13 WIB.
Heriyanto mengirimkan foto yang dikirim ke WhatsApp (WA) istrinya dimana dalam foto itu terlihat mereka begitu dekat dengan Gunung Anak Krakatau.
Foto diduga diambil sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dan sempat masuk ke WA pada pukul 18.13 WIB. Namun saat istrinya membalas, ponsel Heriyanto sudah tidak bisa dihubungi.
Sebelumnya, rombongan lima jurnalis dan tiga orang kru kapal berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Wamenag Tetap Dorong Program Masuk Semua Pesantren
Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik.
Delapan orang berada di dalam kapal tersebut, terdiri dari lima jurnalis serta tiga orang yang bertugas sebagai nakhoda, ABK, dan pemandu.
Kelima jurnalis itu yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, dan Donal, jurnalis lepas.
Sekitar pukul 14.42 WIB, salah satu jurnalis sempat mengirimkan share location kepada jurnalis di Lampung. Titik tersebut menjadi salah satu informasi terakhir mengenai posisi rombongan.
Baca Juga: Tim 9 Kejagung Punya Cukup Bukti Febrie Adriansyah Lakukan Pemerasan Kasus Jiwasraya
Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus. Sejak saat itu, keberadaan kapal belum diketahui.
Dalam perkembangan berikutnya, pemandu kapal, Heriyanto, dilaporkan sempat mengirimkan foto sekitar pukul 18.13 WIB yang menunjukkan kapal berada di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Setelah itu, kontak kembali terputus. Hingga hari keempat pencarian, Jumat (11/9/2026), belum ada tanda-tanda di mana keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.***



