POJOKSATU.id, JAKARTA – Kalapas Kelas IIA Cibinong non aktif Wisnu Hani Putranto dicecar anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPR RI, Senin (28/9).
Saat dicecar Yanuar, Wisnu Hani menyebut bahwa penanggung jawab rumah atau kamar mewah yang ditemukan Ombudsman Ri saat sidak adalah Kasi Kamtib Lapas Cibinong.
Wisnu dicecar soal adanya pemindahan barang di rumah dinas pegawai Lapas Kelas IIA Cibinong saat Menteri Imipas Agus Andrianto melakukan sidak ke sana.
Dirinya mempertanyakan adanya barang-barang yang tidak ada seperti sofa hingga AC atau pendingin ruangan.
Baca Juga: Ombudsman RI Ternyata Tak Diundang ke DPR RI Terkait Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong
"Ini saya minta satu pertanyaan dijawab sama Pak Kalapas. Itu yang memerintahkan, memindahkan semua barang-barang temuan Ombudsman, hilangnya sofa, hilangnya AC, tidak adanya lagi foto yang ada di meja, dan seterusnya itu, siapa yang memerintahkan memindahkan itu, Pak Wisnu? Siapa Pak?" tanya Yanuar Arif Wibowo dalam rapat tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Wisnu mengakui pemindahan barang-barang itu atas perintahnya. Wisnu menyebut barang itu dipindahkan karena bukan milik negara.
“Siap mohon izin bapak. Yang memerintahkan adalah saya,” katanya.
“Karena barang-barang tersebut bukan milik negara,” ujarnya lagi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Diperiksa Ditjenpas Bersama 54 Warga Binaan Lapas Cibinong Buntut Kamar Mewah
Wisnu juga menjelaskan bahwa tanggungjawab rumah tersebut di bawah wewenang dari Kasi Kamtib.
“Siapa yang memerintahkan barang-barang itu masuk?," tanya Yanuar.
"Penanggung jawab rumah tersebut adalah Kepala Seksi Kamtib, Bapak," jawab Wisnu.
Yanuar mempertanyakan kenapa barang itu dipindahkan usai kunjungan atau sidak Ombdusman RI ke Lapas Cibinong yang viral di media sosial.
Wisnu juga mengatakan tidak pernah berkunjung ke rumah anggotanya.
"Siap. Mohon izin, Bapak, karena memang kami tidak pernah silaturahmi atau masuk ke rumah anggota kami, Bapak," ungkapnya.
Mendengar ini, Yanuar lalu memperingatkan Wisnu menjawab dengan jujur dan jangan berbohong. Menurut Yanuar masyarakat sudah cerdas dan tidak akan bisa dibohongi.
"Jangan bilang AC rusak, kemudian dicopot. Di mana pernah ada AC rusak dicopot, Pak? Ya kan diperbaiki, diservis. Jangan bikin kebohongan lagi, Pak. Ya, Anda 3 tahun loh di sana loh. Itu untuk ukuran Pak UPT itu terlalu lama," ucap Yanuar.***



.webp)
