POJOKSATU.id — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 dalam sebuah prosesi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari.
Para pejabat yang dilantik berasal dari 481 daerah dari total 505 daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Sementara itu, beberapa daerah lainnya masih menunggu pelantikan karena hasil pemilihannya tengah dalam proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Para kepala daerah yang telah resmi dilantik mencakup 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.
Berdasarkan Surat Keputusan KPU Sulawesi Barat Nomor 167 Tahun 2024 yang diterbitkan pada 7 Desember 2024, pasangan calon nomor urut 3, Dr. H. Suhardi Duka, MM, dan Salim S. Mengga, memperoleh suara terbanyak dengan total 337.512 suara, didukung tujuh partai pengusung.
Suhardi Duka menyampaikan bahwa dirinya bersama Salim S. Mengga diusung dan didukung oleh tujuh partai politik, yaitu Partai Demokrat, Partai NasDem, PKS, PSI, Gelora, Partai Buruh, dan Partai Ummat.
Daftar Kepala Daerah Terpilih Provinsi Sulawesi Barat
Gubernur dan Wakil Gubernur
- Sulawesi Barat: Suhardi Duka - Salim S. Mengga
Bupati dan Wakil Bupati
- Polewali Mandar: Samsul Mahmud - Nursami
- Majene: Ahmad Syukri - Andi Ritamariani
- Mamasa: Welem Sambolangi - Sudirman
- Mamuju: Sitti Sutinah - Yuki Permana
- Pasangkayu: Yaumil Ambo Djwa - Herny
- Mamuju Tengah: Arsal Aras - Askary
Dalam janji kampanyenya, Suhardi Duka dan Salim S Mengga menegaskan komitmen mereka untuk membawa Sulawesi Barat menjadi daerah yang lebih maju dan berkeadilan.
Ia menegaskan kesiapannya untuk menyelesaikan berbagai keluhan masyarakat.
"Pemimpin sejati adalah pelayan rakyat, bukan penguasa," tegasnya.
Pasangan ini berencana menyediakan 1.000 beasiswa setiap tahun guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus rantai kemiskinan.
Sebagai daerah dengan sektor pertanian yang dominan, mereka menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan petani, seperti peningkatan kualitas bibit dan distribusi pupuk yang lebih baik.
Di sektor kesehatan, Suhardi Duka dan Salim S Mengga menjanjikan layanan kesehatan gratis berbasis KTP untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Mereka juga menjanjikan solusi bagi konflik pengairan antara petani dan PDAM dengan pendekatan yang adil dan seimbang.
Selain itu, pasangan ini merancang alokasi anggaran sebesar Rp550 miliar yang akan dibagi berdasarkan jumlah penduduk serta luas wilayah setiap kabupaten.
Dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan, mereka berkomitmen untuk membantu menyelesaikan permasalahan sampah di Pasar Pelitakan dengan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten. ***



