POJOKSATU.id - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan usai terjadi dugaan kasus alergi kulit yang dialami para siswa SDN Bira Tengah 1 di Sokobanah, Sampang, Madura.

Dugaan kasus ini mencuat usai beredarnya video yang dibagikan akun Instagram @komunitaskabarmadura, pada Rabu, 22 April 2026.

"Siswa usai makan MBG langsung alergi kulit. Tiba-tiba siswa merasa gatal-gatal," demikian keterangan dalam unggahan tersebut sebagaimana dikutip pojoksatu.id, Kamis, 23 April 2026.

Baca Juga: Massa Aksi di BPK RI Desak Audit Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Proyek PLTA Poso

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah siswa yang berada dalam dalam sebuah ruangan untuk mendapat penanganan medis di lingkungan sekolahnya.

Diduga, mereka mengalami alergi kulit sehingga memerlukan bedak pereda gatal.

"Setelah makan MBG, gatal-gatal semua," ucap sang perekam video dalam bahasa Madura.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Tuduhan Makar ke Saiful Mujani Mengada-ada, Buang-buang Waktu Saja

Alergi kulit atau gatal-gatal itu diduga cukup parah.

Karena terlihat bedak dibalurkan bukan saja pada bagian wajah, tangan dan kaki saja.

Sebab ada beberapa anak yang membuka baju dan seluruh badannya dibaluri bedak.

Baca Juga: Modus Datang Paling Akhir, Joki UTBK 2026 di UPN Veteran Jatim Malah Jadi yang Pertama Diamankan

Yang cukup mengejutkan, siswa yang diduga mengalami gatal-gatal itu terus berdatangan.

"(Siswa) Yang lain nyusul merasa gatal-gatal juga," tambahnya.

Terlibat pula seorang tengah membalurkan bedak kepada salah seorang siswa.

Sementara warga terus berdatangan ke lokasi dan ikut merekam kejadian tersebut.

Sedangkan seorang warga yang melaporkan kondisi para siswa SDN Bira Tengah 1 yang mengalami gatal-gatal tersebut.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Diguncang Skandal Joki di Sejumlah Kampus, Unair Temukan Identitas Janggal

"Ini anak-anak alergi sampai gatal kulit setelah makan MBG," ujar sang perekam video.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat atas dugaan gatal-gatal diduga usai menyantap MBG tersebut.***