POJOKSATU.id - Sebelum ditemukan tewas bersimbah darah, Brigadir Setyo Herlambang telepon istri dan ibunya di Kendal, Jawa Tengah.

Telepon Brigadir Setyo Herlambang kepada istri dan ibunya itu dilakukan hanya 3 hari sebelum kejadian.

Namun setelah telepon tersebut, Brigadir Setyo Herlambang sama sekali tak ada lagi kabar.

Baca Juga: Belum Mau Unggah Foto Arhan Pratama di Instagram, Azizah Salsha Minta Maaf Tak Bisa Penuhi Keinginan Netizen

Hal itu diungkap oleh ayah Brigadir Setyo, Sutarto.

Sutarto mencertikan, 3 hari sebelum ditemukan tewas, anaknya menelepon istrinya di Semarang.

Anak keduanya itu juga sempat menelepon ibunya di Kendal.

Baca Juga: Kereta Cepat

Dalam kontak terakhir itu, Sutarto mengaku sama sekali tidak memiliki firasat apapun.

Di komunikasi via telepon itu juga, Brigadir Setyo Herlambang juga tidak mengungkap adanya masalah apapun.

"Terakhir menghubungi ke istrinya di Semarang. Kayake gak ada sama sekali keluhan masalah," ungkap Sutarto, Sabtu 23 September 2023.

Baca Juga: '3D' Is Coming, BigHit Music Umumkan Single Terbaru Jungkook BTS feat Jack Harlow Rilis Akhir Bulan Ini

Kepada istrinya, Brigadir Setyo Herlambang berjanji akan pulang pada Oktober mendatang.

Brigadir Setyo bermaksud ingin menuggui istrinya yang saat ini tengah mengandung 8 bulan.

"Rencananya Oktober ini mau pulang. Ya paling satu minggunan. Iya, mau lahiran anaknya," beber dia.

Sutarto menyebut, saat menelepon itu, Brigadir Setyo juga bercerita soal teman lettingnya yang meninggal di Papua.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akui Prabowo Orangnya Sabar, Kejadian Tampar Wamentan Adalah Fitnah

"Dia bilang letting saya meninggal di Papua, orangnya orang Ungaran. Itu ngomong waktu ditelpon oleh ibunya," cerita Sutarto.

Terpisah, anggota Kompolnas Yusuf Warsyim memastikan kasus tewasnya Brigadir Setyo Herlembang akan diusut tuntas secara profesional dan transparan.

Dia juga menyatakan Kompolnas tidak akan tinggal diam.

Baca Juga: Polda Jateng Beberkan Kronologi Kecelakaan Tol Exit Bawen Semarang, Truk Tabrak 4 Mobil 9 Motor

Sebaliknya, Kompolnas sudah turun tangan dan melakukan penelusuran terkait peristiwa tersebut.

"Sementara menunggu informasi lengkap dari polda (Kaltara) yang memeriksa, apa sebenarnya (yang terjadi), terutama autopsi," kata Yusuf.

Dia juga memastikan Kompolnas akan mengawasi langsung penanganan kasus tersebut.

Baca Juga: Profil Irwan Mussry, Suami Maia Estianty yang Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi Kepala Bea Cukai Yogyakarta

"Kompolnas akan terus pantau, termasuk mendorong kapolda turun langsung memastikan proses penanganannya secara profesional dan responsif terhadap pihak keluarga,” tegasnya.

Sementara, Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya menegaskan, Brigadir Setyo Herlambang bukan ajudannya, tapi pengawal pribadi.

Irjen Daniel memastikan tim gabungan akan terus bekerja menyelidiki kasus ini.

Tim gabungan itu dari Direskrimum, Bid Propam dan Bidokkes Polda Kaltara.

Tim gabungan tersebut akan melakukan pendalaman untuk mengungkap kematian Brigadir Setyo Herlambang.

Baca Juga: Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin Puji PMII : Saya Diberi Ilmu dan Modal Skill Kepemimpinan

"Kami dan jajaran Polda Kaltara berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Brigpol HS. Korban ditemukan meninggal dunia di kamarnya," kata Daniel, Sabtu 23 September 2023.***