POJOKSATU.id, MEDAN – Calon Gubernur Sumut no urut 1 Bobby Nasution dan calon gubernur no urut 2 Edy Rahmayadi menanggapi hasil hitung cepat atau quick qount Pilkada Sumut 2024.

Hitung cepat lembaga survei Indikator mencapai 96,33 persen hingga Rabu (27/11) jam 20.29 WIB, hasilnya Bobby Nasution-Surya, unggul atas Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Bobby Nasution mendapat 62,63 persen, sementara Edy Rahmayadi mendapat 37,37 persen.

Usai kemenangan sementara ini, Bobby memberikan pesan ke Edy-Hasan.

Baca Juga: HASIL FINAL Quick Count Pilgub Jatim 2024 : Suara Masuk 100 Persen, Khofifah-Emil Dardak Kunci Kemenangan di Atas 50 Persen

"Ya sama-sama, Pak Edy Pak Hasan sama-sama sudah memberikan pemikiran, sudah memberikan gagasan untuk membangun Sumatera Utara dan masa kampanye juga sudah memberikan gagasannya, sudah berkampanye," kata Bobby Nasution di rumah pemenangan, Rabu (27/11).

Bobby meminta biarlah masyarakat Sumut yang menentukan pilihannya.

"Inilah yang sama-sama kita lakukan, masalah memilih biarlah masyarakat yang menentukan," katanya.

Edy Tanggapi Kemenangan Bobby

Paslon nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala menanggapi kemenangan sementara Bobby Nasution.

Baca Juga: Hasil HITUNG CEPAT SEMUA PROVINSI, 16 Provinsi Sudah Terhitung, Semua Paslon, Suara Masuk Sudah Lebih dari 90 Persen

"Hasil quick count kalau kita lihat di tv tadi posisinya di 65 persen dan 34 atau 35 persen. Kondisinya juga tidak terlalu jauh beda, posisinya di 60 persen 40 persen, walaupun baru 30 persen data yang masuk," kata Edy di kantor DPD PDIP Sumut, Rabu (27/11/2024).

"Kita ikuti sampai nanti menjadikan kepastian, inilah demokrasi, rakyat memilih, suara rakyat, dan dia adalah memberikan amanah kepada siapa yang dikehendaki rakyat,” ujarnya.

“Saya salah satu kontestasi akan mengikuti ini," jelasnya lagi.

Edy Rahmayadi mengaku pihaknya akan menunggu hasil resmi perhitungan suara dari KPU. Menurutnya, rakyat akan memberikan suaranya kepada orang yang memang diinginkannya.

Diketahui, Pilkada serentak 2024 dilaksanakan di 545 daerah meliputi 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota. ***