Biarpun Viral Pemkot Jambi tak Cabut Laporan Terhadap Siswi SMP Kritik Wali Kota Syarif Fasha


POJOKSATU.id, JAMBI - Kabag Hukum Pemkot Jambi Muhammad Gempa Awaljon Putra memastikan tidak mencabut laporan terhadap siswi SMP kritik Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Meski begitu, ia menyatakan sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Polda Jambi.

Pernyataan itu disampaikan Gempa Awaljon menanggapi viralnya kasus siswi SMP berinisial SAF yang mengkritik Pemkot Jambi dan Wali Kota Jambi.

Gempa Awaljon menyatakan pihaknya sama sekali tidak mengetahui bahwa pemilik akun TikTok dimaksud adalah seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP.

Dia mengaku baru mengetahui setelah penyidik Polda Jambi melakukan penyidikan.

"Berdasarkan penyidikan Polda Jambi, ternyata yang bersangkutan masih SMP. Itu di luar dugaan kita," kata Gempa Awljon, dalam konferensi pers pada Senin (5/6/2023).

BACA JUGA: Netizen Temukan Facebook Kabag Hukum Pemkot Jambi Gempa Awaljon Usia Gembok IG, ya Dirujak Lagi

Gempa juga berkilah pihaknya sengaja melaporkan siswi SMP berinisial SAF itu.

Jaksa di Kejaksaan Negeri Jambi itu berdalih bahwa yang dilaporkan adalah akun TikToknya.

"Yang kita laporkan bukan secara pribadi, tapi akun TikTok-nya," kilah Gempa.

Dia juga menampik bahwa pelaporan dilakukan karena SAF mengkritik Pemkot Jambi dan Wali Kota Jambi.

Yang dipermasalahkan adalah kata-kata yang diucapkan SAF dalam unggahannya.

BACA JUGA: Akun Instagram Kabag Hukum Setda Kota Jambi Mendadak Digembok, Beraninya cuma sama Anak SMP

"Syarifah menyebutkan Walikota itu adalah kerajaan Fir'aun dan pegawainya iblis semua. Kata-kata itulah yang kita laporkan,” katanya.

 

Lepas tangan


Muhammad Gempa Awaljon secara tidak langsung menyatakan bahwa Pemkot Jambi tidak berencana mencabut laporan.

Laporan dimaksud adalah yang dibuat di Polda Jambi atas tudungan pelanggaran UU ITE.

Gempa menyatakan bahwa SAF sendiri telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf atas kata-kata yang dilontarkan.

BACA JUGA: Profil Debi Ceper Penghina Siswi SMP Kritik Pemkot Jambi, Segitunya Belain Wali Kota Jambi Syarif Fasha

Dengan demikian, pihaknya juga sudah memaafkan siswi SMP itu.

Akan tetapi, Gempa Awaljon sama sekali tidak menyatakan akan mencabut laporan.

Sebaliknya, dia menyatakan pihaknya hanya akan menyerahkan penanganan kasus tersebut ke Polda Jambi.

"Kita sudah memaafkan perbutannya, akan tetapi proses hukum akan di serahkan sepenuhnya ke polda Jambi," kata di.

Saat dicecar untuk memastikan, ia menyebut laporan itu dilakukan bukan untuk memenjarakan pembuat konten.

BACA JUGA: Akun @debiceper23 Penghina Siswi SMP Kritik Pemkot Jambi Menghilang, Job Ngelawak Gimana Kabarnya Ngab?

Dia hanya menyatakan hanya sudah memaafkan SAF.

"Dari awal laporan kita sudah sampaikaan tidak ada niat untuk memenjarakan, ketika ada permintaan maaf maka kasus ini tidak akan berlanjut," ucapnya.

 

DM Gempa Awaljon


Sementara, salah seorang netizen mengunggah tangkapan layar pesan pribadi melalui media sosial Facebook.

Dalam tangkapan layar itu, Gempa Awaljon meminta masyarakat untuk menilai kasus ini dengan obyektif.

Gempa pun bersikukuh dengan jawaban yang diberikan pada saat konferensi pers.

Dia menyatakan tidak pernah melaporkan SAF, melainkan akun TikTok-nya.

BACA JUGA: Ini Sosok Syarif Fasha, dari Pengusaha Jadi Wali Kota Jambi yang Dikritik Siswi SMP Berujung Laporan Polisi

"Ketika ternyata dari hasil penyelidikan Polda (Jambi) itu masih anak-anak, itu di luar dugaan kami," elak Gempa Awaljon.

Dia juga mengulang pernyataan bahwa laporan dilakukan bukan karena kritik.

Melainkan penyebutan bahwa Pemkot Jambi isinya iblis semua.

"Karena sudah ada video permintaan maaf dari anak tersebut, kami juga sudah memaafkan dan penyelesaiannya kita serahkan ke Polda Jambi," jawabnya.

Akan tetapi Gempa Awljon tak menjawab ketika dicecar bahwa itu sama saja dirinya tidak mencabut laporan yang sudah dibuat terhadap siswi SMP SA. (Guruh/Pojoksatu)