POJOKSATU.id, SUKABUMI – Banjir bandang yang terjadi di Kampung Parungseah, Desa Curugluhur, Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jabar, ternyata diakibatkan meluapnya Sungai Cikaso.
Dari video yang beredar di medsos, mobil-mobil milik warga di Kampung Parungseah, Sukabumi, ikut terseret banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cikaso.
Sebelumnya, sebuah mobil terseret derasnya arus Sungai Cikaso yang meluap hingga ke jalan raya. Dalam video yang beredar luas, terlihat detik-detik mengerikan ketika mobil tersebut mencoba melintasi genangan banjir, namun akhirnya terguling dan terbawa arus ke area daratan yang juga terendam air.
Baca Juga: Banjir di Sukabumi, Enam Kendaraan Milik Warga Hanyut, 18 Kawasan Terdampak
Daeng Sutisna, Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi membenarkan kejadian banjir bandang ini. Menurut dia, penyebab utama banjir karena luapan Sungai Cikaso akibat curah hujan yang tinggi.
"Ini adalah salah satu wilayah rawan banjir di Kabupaten Sukabumi, beruntung tidak ada korban jiwa meskipun kerugian material cukup besar," kata Daeng, Rabu (4/12/2024).
Banjir bandang dan tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah lain di Sukabumi, menyebar sampai 14 kecamatan.
Pranata Humas Ahli BPBD Jabar, Hadi Rahmat, mengatakan sampai saat ini tidak ada korban jiwa.
Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyana juga membenarkan banjir bandang yang terjadi di wilayahnya.
Menurutnya kendaraan tersebut dalam keadaan terparkir.
"Banjir karena luapan Sungai Cikaso, kondisi kendaraan sedang parkir," kata Ridwan, Rabu (4/12/2024).
Pelabuhan Ratu Terendam
Sementara itu dalam pesan WA yang beredar disebutkan bahwa sebagian Pelabuhan Ratu terendam banjir. Dan 18 titik lokasi longsor mengakibatkan Pelabuhan Ratu terisolasi.
Adapun jalan yang terdampak dan ditutup antar lain :
1. Jalur Sukabumi - pelabuhanratu (longsor)
2. Jalur cikidang-pelabuhanratu (longsor)
3. Jalur pelabuhanratu - Jampang (longsor -pohon tumbang)
4. Jalur pelabuhanratu - banten (longsor).***



