POJOKSATU.ID - Kebakaran hebat yang melanda Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, meninggalkan luka mendalam bagi para warga yang kehilangan rumah dan harta benda.
Di tengah suasana duka dan proses penyaluran bantuan, sebuah temuan mengejutkan membuat para relawan terdiam haru.
Pengurus OSIS SMANSATU Langgudu menemukan potongan ayat suci Al-Qur’an yang tetap utuh di antara sisa-sisa bangunan yang hangus terbakar.
Baca Juga: Heboh Banget! Video Wanita Diduga Meludahi Al-Qur’an Bikin Netizen Gerah, Harus Segera Ketangkep!
Potongan ayat itu berasal dari Surah Al-Hasyr ayat 2, sebuah ayat yang berisi peringatan dan pelajaran bagi manusia.
Meski bangunan di sekitarnya rata menjadi abu, kertas berisi ayat tersebut tampak tidak tersentuh api.
Temuan ini membuat para relawan dan warga setempat larut dalam keharuan, melihat bagaimana dalam musibah besar sekalipun masih ada tanda yang mengingatkan manusia pada kebesaran Allah.
Baca Juga: Kepala BKN Buka Bocoran Seleksi ASN 2026, Ada Aturan Penting soal Formasi, CPNS hingga PPPK
Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, OSIS SMANSATU Langgudu membawa berbagai bantuan seperti makanan siap saji, pakaian, air bersih, hingga kebutuhan harian lainnya.
Para siswa yang tergabung dalam organisasi pelajar itu juga memberikan pendampingan emosional kepada warga yang baru saja mengalami kehilangan besar.
Mereka berupaya menenangkan para korban dan mengajak mereka untuk tetap kuat menghadapi ujian.
Ketua OSIS menyampaikan bahwa temuan potongan ayat suci tersebut seakan memberi pesan agar masyarakat bersabar dan percaya bahwa setiap kejadian merupakan bagian dari takdir yang telah dituliskan.
Menurutnya, musibah ini tidak hanya menjadi ujian fisik, tetapi juga ujian mental dan keimanan bagi seluruh warga yang terdampak.
Para relawan menuturkan bahwa warga Desa Dumu masih berjuang memulihkan kondisi setelah kebakaran menghancurkan bangunan dalam jumlah besar.
Baca Juga: Pengendara Dipukuli di Depan Mako Polda Sumut, Pelaku Polisi Aktif Berstatus ODGJ, Kok Bisa Sih?
Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal harus mengungsi sementara ke rumah kerabat atau posko darurat.
Proses pendataan, pembersihan puing, dan penyaluran bantuan masih terus dilakukan oleh aparat desa dan relawan.
Di balik kepedihan akibat kebakaran, temuan ayat suci itu memberi sedikit penguatan bagi para korban.
Surah Al-Hasyr ayat 2 mengingatkan manusia untuk mengambil hikmah dari setiap kejadian.
Baca Juga: Tunjangan Profesi Guru Triwulan Akan Diganti Bulanan? Ini Bocoran Kebijakan 2026
Warga diajak untuk kembali mengingat bahwa segala sesuatu telah tercatat dalam Lauhul Mahfuz, ketetapan Allah yang meliputi seluruh takdir di alam semesta.
Musibah ini sekaligus membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya kepedulian dan solidaritas sosial.
Kehadiran OSIS SMANSATU Langgudu tidak hanya menunjukkan empati generasi muda, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan dapat membantu meringankan beban para korban.
Baca Juga: 10 Penyebab Kontrak PPPK Bisa Diputus Sebelum 5 Tahun, Termasuk jika Instansi tak Mampu Bayar Gaji
Kini, warga berharap proses pemulihan dapat berjalan cepat, mulai dari pembangunan rumah hingga pemenuhan kebutuhan dasar.
Meski masih dirundung kesedihan, mereka mencoba bangkit dengan harapan, doa, dan semangat baru yang dipupuk dari kepedulian masyarakat dan pesan spiritual yang tersisa dari puing kebakaran.***


.webp)

