POJOKSATU.ID – Buntut kasus penganiayaan George Sugama Halim terhadap pegawai toko roti di Jakarta Timur (Jaktim).
Belum lama ini, sorotan publik beralih ke tempat toko roti milik orang tua George Sugama Halim.
Seperti diketahui, toko roti berinisial LS ini diduga menjadi tempat penganiayaan pegawai bernama Dwi Ayu Darmawati (19).
Baca Juga: Pembangunan PIK 2 Jadi Pusat Ekonomi Baru, Alvin Lim: Tidak Ada Kesenjangan Sosial
Usut punya usut, toko roti milik orang tua George Sugama Halim ternyata sering membuat pelanggan kecewa.
Dikarenakan, beberapa pelanggan tersebut menuding bahwa makanan yang disajikan oleh toko roti milik orang tua George tidak higienis.
Hal ini tercantum jelas di ulasan mesin pencarian terkait keberadaan toko roti LS yang berada di kawasan Jaktim.
“No recommended cara pembuatan dan dapurnya jorok sekali,saya pernah masuk ke area dapurnya,” cuit @LidyaJacob.
“Maaf sblmny dlu ketan item rasany enak bgt tp pas kmren saya pesen rasa ny jauh beda, kebanyakan tepung bahkan ketan item nya tidak terasa,” ketik @SameeraKhan.
“Sistem PO, tidak bagus terlalu di sepelekan, pemesanan dan pelunasan di tgl 23, pengambilan di tgl 24, pas dateng disuruh nunggu sampai tengah malem,” ulasan @MayaMandasari.
Tidak heran, banyak publik ikut menyoroti dan mencecar usaha keluarga milik George yang berada di kawasan Jaktim.
Hal ini dikarenakan anak bos toko roti itu telah membuat kegaduhan dengan menganiaya Dwi hingga babak belur.
Kendati demikian, pelaku penganiayaan ini diketahui telah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Membanggakan! Dua SD di Karawang Raih Predikat Sekolah Adiwiyata
Yang mana, George ditangkap di salah satu hotel kawasan Sukabumi, Jawa Barat saat tengah bersama dengan rekannya.
Usut punya usut, penangkapan ini ternyata mengalami hambatan lantaran George Sugama Halim ditaksir sempat melarikan diri. ***

.webp)

