POJOKSATU.id, KARAWANG - Andri Wiguna, Sp.OT,.MARS telah berhasil menjadi pemenang terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Karawang untuk periode 2023-2026 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Cabang Karawang yang diselenggarakan di Resinda Hotel pada Minggu, 9 Juli 2023.
Sebagai seorang dokter spesialis ortopedi di RSUD Karawang, Andri Wiguna mengungkapkan bahwa dalam waktu 14 hari ke depan, dia akan membentuk kepengurusan baru dan melakukan konsolidasi organisasi untuk membahas program-program yang dibutuhkan oleh anggota IDI Cabang Karawang.
"Saya merasa terhormat dan diberi kepercayaan untuk memimpin IDI Cabang Karawang. Langkah selanjutnya, bersama kepengurusan baru, kami akan memperdalam program-program yang harus segera diimplementasikan," ujarnya.
Andri Wiguna menyatakan bahwa dalam kepemimpinannya, dia akan menyajikan program-program yang dapat menggali potensi anggota IDI Cabang Karawang, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan mereka. Dia juga berencana untuk memperbaharui database anggota IDI Cabang Karawang agar lebih komprehensif.
"Kami memiliki database seluruh anggota IDI Cabang Karawang. Kami akan memperbaiki database tersebut agar lebih komprehensif. Dengan adanya database tersebut, kami dapat mengetahui kemampuan dokter-dokter yang tergabung dalam IDI," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari database yang diperbarui tersebut, akan dicantumkan informasi mengenai kemampuan, kapasitas, dan kapabilitas setiap anggota IDI Cabang Karawang. Hal ini akan memungkinkan dia untuk melakukan strategi pemasaran dan menjawab kebutuhan industri secara umum maupun bidang kesehatan khusus.
IDI Cabang Karawang memiliki 1300 anggota dan baru mampu memenuhi 60% kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Karawang. Andri Wiguna berharap semua anggota IDI Cabang Karawang dapat menjadi prioritas utama jika ada kebutuhan tenaga medis di wilayah tersebut.
"Jumlah tenaga kesehatan, terutama dokter, yang bekerja di Kabupaten Karawang mencapai 2200 orang. Namun, IDI Cabang Karawang baru dapat memenuhi 60% dari jumlah anggotanya, sehingga masih ada 40% yang belum tercakup. Ini akan menjadi tantangan bagi kami," ungkapnya.
Selain itu, Andri Wiguna juga ingin memastikan akses yang mudah bagi anggota untuk menghubungi ketua IDI dengan meluncurkan nomor hotline khusus. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh anggota IDI dan menjadikan IDI sebagai wadah untuk mengoptimalkan potensi mereka.
"IDI adalah rumah bagi semua anggota, dan dengan nomor hotline ini, anggota dapat menghubungi ketua IDI secara langsung, di mana pun dan kapan pun," tambahnya.
Ia juga menyoroti kekhawatiran anggota IDI Cabang Karawang terkait RUU Kesehatan Omnibus Law. Salah satu kekhawatiran tersebut adalah potensi munculnya organisasi baru jika RUU tersebut disahkan.
"Dalam kepemimpinan baru ini, kami menghadapi tantangan berat terkait RUU Kesehatan Omnibus Law yang menimbulkan kekhawatiran bagi anggota IDI. Oleh karena itu, saya menegaskan bahwa IDI akan tetap menjadi organisasi dengan nilai tertinggi dan menjadi rumah terbaik bagi anggotanya. Satu hal yang ingin saya sampaikan, IDI akan terus maju!" tutupnya. (Ega Nugraha/Pojoksatu)



