POJOKSATU.ID – Kasus polisi tembak polisi yang menyeret Kabag Ops Polres Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) AKP Dadang Iskandar kian memanas.
Bagaimana tidak, Kabag Ops ini tak kunjung diborgol meski sudah melakukan tindak kejahatan yang merenggut nyawa AKP Ryanto Ulil Anshar.
Hal ini turut ditanggapi oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Dwi Sulistiawan yang membenarkan fenomena tersebut.
“Kita saat ini menghadapi anggota yang sedang gangguan mental begitu,” ucap Kombes Dwi yang dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial X milik @Heraloebss.
Baca Juga: Ruangan Kampus UIN Tulungagung Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp150 Juta
Kombes Dwi juga menjelaskan tindakan itu dilakukan lantaran agar Dadang lebih leluasa memberikan keterangan kejadian.
Sebab, pihak Polda Sumbar menilai keterangan yang didapatkan tidak akan cukup apabila Kabag Ops diperlakukan layaknya penjahat.
Padahal, sudah sangat jelas pelaku penembakan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan merupakan perbuatan Dadang sendiri.
“Sehingga kalau kita nanti pakai dengan kekerasan tentu dia nanti enggak akan terbuka, jadi kita baik-baikin supaya dia terus terang bicaranya begitu," terangnya.
Perlu diketahui, Ryanto disebut menjadi korban penembakan lantaran dirinya telah mengusik tambang ilegal galian c.
Yang mana, Ryanto diketahui berhasil menangkap salah seorang tersangka dalam kasus yang diduga menjadi motif Dadang bertindak bengis.
“Motifnya pelaku tidak terima, karena ada pekerja tambang miliknya ditangkap oleh korban,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id.
Lebih lanjut, korban yang mendapat luka dari tindak kejahatan Dadang sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.
Baca Juga: Andra Soni Dapat Dukungan Penuh dari Prabowo di Pilgub Banten 2024
Namun, Ryanto dikabarkan meninggal dunia tidak lama setelah Dadang melancarkan serangan kepada Kasat Reskrim tersebut.
Bukan main, korban mendapatkan sekujur luka di bagian vital yang membuat nyawanya tidak tertolong.
“Setelah dilakukan visum ternyata ada 2 luka tembakan di kepala yang membuat korban meninggal dunia di lokasi parkiran kepolisian,” pungkasnya. ***

.webp)

