POJOKSATU.ID- Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional tahun 2023 kepada enam tokoh.

Penganugerahan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Penganugerahan ini berdasarkan Keppres Nomor 70/TK/Tahun 2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama yang ditetapkan di Jakarta, pada tanggal 7 Agustus 2023.

Keenam tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional dalam rangka Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2023.

Baca Juga: Pesona Kamuflase Serangga Daun, Peneliti Universitas Göttingen Jerman Temukan Spesies Baru Serangga Daun

"Penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa, yang semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik," kata Jokowi di Istana.

Berikut nama-nama 6 tokoh nasional yang diberikan gelar pahlawan nasional:

1. Almarhum Ida Dewa Agung Jambe, tokoh dari Provinsi Bali.

2. Almarhum Bataha Santiago, tokoh dari Provinsi Sulawesi Utara.

3. Almarhum Mohammad Tabrani, tokoh dari Provinsi Jawa Timur.

4. Almarhumah Ratu Kalinyamat, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah.

5. Almarhum K.H. Abdul Chalim, tokoh Provinsi dari Jawa Barat.

6. Almarhum K.H. Ahmad Hanafiah, tokoh dari Provinsi Lampung.

Baca Juga: Viral! Anggota Satpol PP Kota Bogor Ditampar Pria Paruh Baya di Alun-alun, Bikin Jalanan Macet

Selain penghargaan gelar pahlawan nasional, Presiden Jokowi juga memberikan menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Giovanni Vincenzo Infantino.

Gianni Infantino diberikan penganugerahkan dianggap berjasa besar dalam bidang olahraga dan telah diakui internasional.

Pada Agustus lalu, penghargaan ini juga diberikan kepada seorang Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Edvin Aldrian.

Baca Juga: Masih Jadi Misteri, Ini Dia 5 Pahlawan Indonesia yang Hilang dan Jasadnya Belum Ditemukan

Edvin Aldrian juga terkenal sebagilai peneliti yang telah berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim.

Dia berperan dalam persoalan perubahan iklim juga sampai di kancah dunia. Hal itulah kemudian menjadikannya Anggota Dewan Panel PBB sebagai Vice Working Grup dalam Intergovernmental Panel Climate Change (IPCC) ***