POJOKSATU.id, KARAWANG - Semangat gotong royong kembali hidup di tengah masyarakat Dusun Sukajaya, Desa Anggadita, Kabupaten Karawang, Minggu pagi. Ratusan warga turun langsung ke jalan mengikuti kerja bakti massal membersihkan lingkungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Anggadita, Asep Wahyudi.
Kehadiran Asep Wahyudi yang akrab disapa Ayah Roy di tengah-tengah warga bukan sekadar simbol kepemimpinan. Ia tampak turun langsung memegang alat kebersihan, membersihkan saluran air, memangkas rumput liar, hingga menyusuri titik-titik lingkungan yang menjadi fokus kerja bakti.
Pemandangan itu menjadi bukti bahwa kepemimpinan di Desa Anggadita tidak hanya berjalan dari balik meja, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat. Sosok Ayah Roy yang membaur bersama warga menjadi energi tersendiri, memantik semangat gotong royong yang sejak pagi sudah terasa begitu kuat.
Kerja bakti massal tersebut difokuskan di wilayah pemukiman Dusun Sukajaya, mulai dari area RT 05 hingga sepanjang jalan menuju Rumah Embe. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi rumput liar dan sampah organik perlahan berubah menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman dipandang.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Berkah UMKM Karawang, Produksi Tahu-Tempe Naik 6 Kali Lipat
Warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan membawa alat kebersihan masing-masing, mereka bahu membahu membersihkan lingkungan sekitar. Ada yang membersihkan selokan, memotong rumput, mengangkut sampah, hingga merapikan sisi jalan agar tampak lebih asri.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda bersih-bersih lingkungan. Lebih dari itu, kerja bakti massal menjadi simbol kuatnya kekompakan warga dalam menjaga lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Asep Wahyudi menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Dusun Sukajaya yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi kepentingan bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Dusun Sukajaya yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk ikut kerja bakti hari ini,” ujar Ayah Roy.
Baca Juga: Bupati Karawang Lantik 200 Kepala Sekolah, Tegaskan Tanpa Titipan
Menurutnya, semangat gotong royong seperti ini menjadi modal penting dalam membangun desa yang sehat, nyaman, dan memiliki daya saing. Ia menegaskan bahwa kerja bakti bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan visi besar Desa Anggadita.
“Alhamdulillah, partisipasi warga dari RT 05 sampai area jalan Rumah Embe sangat luar biasa. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga demi menjadikan lingkungan kita bersih, sehat, dan nyaman menuju Anggadita Juara,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh warga. Mereka menilai keterlibatan langsung kepala desa menjadi contoh nyata kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran Ayah Roy di lapangan memberi motivasi tersendiri, sekaligus menunjukkan bahwa membangun desa adalah tanggung jawab bersama.
Bagi warga Dusun Sukajaya, kerja bakti seperti ini bukan hanya soal kebersihan. Ada nilai kebersamaan yang tumbuh, ada komunikasi yang terjalin, dan ada rasa memiliki terhadap lingkungan yang semakin kuat.
Baca Juga: DPRD Karawang Masih Sepi, Pedagang Sudah Siaga di Pintu Gerbang
Salah seorang warga menyebut kegiatan semacam ini sangat penting untuk terus dijaga karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain lingkungan menjadi bersih, hubungan antarwarga juga semakin erat.
Kerja bakti massal di Dusun Sukajaya juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Saluran air yang bersih akan mengurangi potensi genangan saat hujan, sementara lingkungan yang tertata akan menciptakan kenyamanan bersama.
Semangat gotong royong yang terlihat di Dusun Sukajaya menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak selalu harus dimulai dari program besar. Hal-hal sederhana seperti membersihkan lingkungan bersama justru menjadi pondasi penting dalam membangun desa yang sehat dan harmonis.
Baca Juga: Diduga Keracunan MBG, 46 Warga Karawang Alami Mual dan Diare
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa visi “Anggadita Juara” bukan sekadar slogan. Di tangan pemimpin yang mau turun langsung dan masyarakat yang kompak bergerak bersama, visi itu perlahan mulai diwujudkan dari hal paling mendasar, yakni kebersihan, kepedulian, dan kebersamaan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat, Dusun Sukajaya memberi contoh bahwa budaya gotong royong tetap relevan dan menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Semangat warga yang terus terjaga menjadi modal besar bagi Desa Anggadita untuk terus melangkah. Dari kerja bakti sederhana di Minggu pagi, harapan besar tentang desa yang bersih, sehat, nyaman, dan maju perlahan dibangun bersama. ***




