POJOKSATU.id, KARAWANG - Sebuah video yang memperlihatkan saluran irigasi dipenuhi tumpukan sampah di Kampung Buher, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, menjadi perbincangan di media sosial. Kondisi tersebut memicu keprihatinan warga karena dikhawatirkan menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat curah hujan tinggi.

Dalam video yang beredar, tampak berbagai jenis sampah menumpuk hampir menutupi seluruh badan saluran irigasi. Air di dalam saluran terlihat keruh, sementara aliran air diduga tidak mengalir secara optimal akibat tertahan oleh sampah.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet. Sebagian besar menyayangkan kondisi lingkungan yang dinilai semakin memprihatinkan.

Akun @Dhe1975 menulis, "Efek pedagang pinggir irigasi sepanjang bibir sungai dari Karangpawitan," disertai emotikon menangis.

Baca Juga: Kaji Rencana Pinjaman Daerah Rp 700 Miliaran, DPRD Jember Pastikan Ruang Fiskal 2028-2029 Tetap Sehat

Sementara akun @Putra Fajar Dekorasi menilai persoalan sampah tidak lepas dari rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

"Perencanaan untuk bencana banjir, semua berawal dari individu pemalas, tidak ada kesadaran terhadap lingkungan," tulisnya.

Komentar serupa juga disampaikan akun @Alshaquille yang mengaku masih sering melihat orang membuang sampah langsung ke saluran irigasi.

"Benci banget sering lihat yang buang sampah main lempar saja ke irigasi," tulisnya.

Di sisi lain, akun @unung mempertanyakan peran pemerintah setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"RT RW, lurah, camatnya pada kerja enggak ya," tulis akun tersebut.

Sementara akun @NIAY CHANNEL menuliskan komentar singkat, "Bakal datang KDM iyemah."

Baca Juga: Warga Cikampek Protes Pabrik Aspal Dekat Sekolah, Asap dan Bau Menyengat Dikeluhkan

Akun @bello juga menyampaikan dugaan bahwa tumpukan sampah berasal dari aktivitas warga maupun pedagang di sekitar lokasi. Namun, dugaan tersebut merupakan pendapat pribadi warganet dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Secara umum, mayoritas warganet berharap pemerintah daerah segera melakukan pembersihan saluran irigasi serta meningkatkan pengawasan agar persoalan serupa tidak terus berulang. Mereka juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan sekaligus memicu banjir.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah setempat maupun instansi berwenang mengenai penyebab pasti penumpukan sampah maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Apabila tidak segera ditangani, tumpukan sampah di saluran irigasi berpotensi menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Setiap perkembangan dan tanggapan resmi akan dimuat sebagai pembaruan pemberitaan. ***