POJOKSATU.id - Sejumlah rumah warga dan pertokoan terendam akibat banjir bandang yang melanda di beberapa wilayah permukiman di Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (20/11/2024).

Banjir terjadi karena sungai meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah Karawang. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang lebih aman.

Kondisi ini menyusul banjir bandang yang melanda wilayah Tegalwaru, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (19/11/2024), mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah dan terputusnya akses jalan akibat longsor.

Peristiwa ini dipicu akibat hujan deras dengan intensitas tinggi di Pegunungan Sanggabuana yang terjadi sejak pukul 16.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Mahpudin, menjelaskan bahwa banjir bandang berasal dari Sungai Cigentis di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru.

Baca Juga: Warga Jakarta WASPADA Banjir Kiriman! Katulampa Siaga 3, Debit Air Tertinggi Sejak Kemarau

"Air meluap mengakibatkan longsor di sisi kali Cigentis, sehingga akses jalan dari pertigaan Parakanbadak Mekarbuana ke arah Mako Denharrahlat tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, tetapi masih bisa dilalui kendaraan roda dua," katanya saat dihubungi, Rabu (20/11/2024).

Hujan deras tersebut juga menyebabkan longsornya tebing yang menutup akses jalan dari Parakanbadak Kampung Turis menuju Jayanti.

Akibatnya, kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sementara kendaraan roda dua masih diperbolehkan.

"Alat berat sudah diturunkan. Namun, untuk jalan akses Parakanbadak ke Mako Denharrahlat Kostrad, belum bisa dilewati kendaraan roda empat dan masih memerlukan waktu," tambahnya.

Baca Juga: Diramalkan Hujan Deras, Jangan Abaikan Tips Berkendara Aman Ini, Prioritaskan Keselamatan

Banjir ini mengakibatkan kerusakan pada 71 rumah, terdiri dari 5 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang, dan 59 rumah rusak berat.

Sebanyak 227 warga dari 71 keluarga terdampak, dengan 16 warga dari empat keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat. Total kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp 549 juta.

Baca Juga: Viral! Relawan Paslon Bupati Karawang Nomor 1 Acep-Gina Ngamuk, Angkat Celurit karena Baliho Dirusak

Pemerintah setempat segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan, penilaian kerusakan, dan penanganan menggunakan alat berat. Selain itu, banjir bandang yang terjadi di wilayah selatan Karawang juga dipengaruhi oleh meluapnya Sungai Cipatujah dan Cidoro. ***