POJOKSATU.id, KARAWANG – Dinamika pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) di Lingkungan Karang Tengah, RW 03, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, memasuki fase yang cukup mengejutkan.

Hingga hari terakhir masa pendaftaran calon Ketua RW yang dijadwalkan berakhir Minggu malam, 17 Mei 2026 pukul 24.00 WIB, belum ada satu pun warga yang resmi menyerahkan berkas pencalonan kepada panitia.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi Tim 9 Panitia Pemilihan RW 03 yang sejak awal telah melakukan berbagai langkah sosialisasi untuk mendorong partisipasi warga dalam pesta demokrasi tingkat lingkungan tersebut.

Ketua Panitia Pemilihan RW 03, Tomi Kurniawan, mengatakan pihaknya sebenarnya sudah bergerak aktif sejak pertama kali dibentuk.

Menurutnya, seluruh unsur kepanitiaan telah melakukan pendekatan kepada warga melalui koordinasi bersama para pengurus RT di wilayah Karang Tengah.

“Semenjak dilantik, kami langsung bergerak melakukan sosialisasi kepada warga melalui pengurus RT yang ada di Lingkungan Karang Tengah, mulai dari RT 011, RT 012, RT 013 hingga RT 014,” ujar Tomi Kurniawan saat memberikan keterangan resmi, Minggu (17/5/2026).

Baca Juga: PSM Vs Persib Digelar Malam Ini, Kapolres Karawang Minta Suporter Tetap Kondusif

Meski berbagai upaya telah dilakukan, sampai memasuki hari terakhir pendaftaran belum ada nama yang muncul sebagai bakal calon Ketua RW 03.

Kondisi tersebut membuat panitia mulai menyiapkan skenario lanjutan sesuai aturan yang telah disepakati bersama.

Tomi menegaskan, panitia tidak akan membuka tambahan waktu pendaftaran apabila hingga batas akhir tidak ada warga yang mendaftar.

Artinya, proses pemilihan tidak akan diperpanjang dan kepemimpinan RW akan dilanjutkan oleh ketua yang saat ini masih menjabat.

“Jika sampai batas akhir penutupan nanti malam tetap tidak ada calon yang mendaftar, maka tidak ada perpanjangan waktu untuk pendaftaran ulang. Proses langsung dilanjutkan oleh Ketua RW yang saat ini tengah menjabat atau incumbent,” tegasnya.

Meski belum ada kandidat, panitia tetap bersiaga menghadapi kemungkinan munculnya pendaftar pada menit-menit terakhir.

Baca Juga: Empat Pengedar Obat Keras Dibekuk, Satresnarkoba Polres Karawang Sita 16.590 Butir Tramadol dan Hexymer

Panitia bahkan telah merampungkan berbagai tahapan teknis yang diperlukan untuk pelaksanaan pemilihan, termasuk pemutakhiran data pemilih tetap atau DPT.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim 9, terdapat sekitar 270 Kepala Keluarga (KK) dari empat RT yang memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua RW 03 tersebut.

Berbeda dengan pemilihan umum legislatif atau pilkada, sistem pemilihan di tingkat RW ini menggunakan mekanisme perwakilan keluarga.

“Satu KK mempunyai hak pilih satu suara atau sistem perwakilan,” jelas Tomi.

Selain menyelesaikan data pemilih, panitia juga telah menyusun kebutuhan anggaran untuk menunjang seluruh proses pemilihan.

Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun, total kebutuhan dana mencapai sekitar Rp8 juta.

Baca Juga: KDM Siap Sulap Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua Bernuansa Cinta dan Budaya Sunda

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan teknis, mulai dari logistik pemungutan suara hingga perlengkapan administrasi panitia.

Untuk membantu pembiayaan, Kelurahan Plawad disebut turut memberikan subsidi, khususnya dalam pengadaan kertas suara.

Sementara kebutuhan operasional lainnya akan dibebankan kepada kandidat apabila pemilihan benar-benar berlangsung dengan lebih dari satu calon.

“Ada subsidi dari kelurahan, terutama untuk pengadaan kertas suara. Sisa kebutuhan anggaran akan dibebankan kepada para kandidat dengan biaya Rp3 juta per calon, dengan catatan apabila terjadi pemilihan atau ada minimal dua calon yang mendaftar,” terang Tomi.

Baca Juga: Apa Itu Haji Qiran? Ini Pengertian, Tata Cara, hingga Perbedaannya dengan Haji Tamattu

Di tengah dinamika yang terjadi, panitia tetap mengedepankan suasana kondusif dan harmonis di tengah masyarakat.

Tomi berharap seluruh warga tetap menjaga hubungan baik dan tidak terpecah akibat proses demokrasi tingkat lingkungan tersebut.

Menurutnya, pemilihan Ketua RW sejatinya bukan sekadar ajang kompetisi politik lokal, melainkan momentum mencari figur pengabdian terbaik bagi masyarakat.

“Apabila nanti terjadi pemilihan karena ada dua calon yang mendaftar, harapan kami dari panitia adalah warga tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan selalu menjaga hubungan baik,” katanya.

Ia menambahkan, sosok Ketua RW yang dibutuhkan warga bukan hanya figur populer, tetapi seseorang yang benar-benar siap melayani dan membangun lingkungan secara tulus.

“Pada intinya, pemilihan ketua RW ini bukan hanya memilih salah satu yang terbaik. Tetapi lebih ke arah siapa yang benar-benar siap untuk mengabdi, siap untuk membangun, serta tulus melayani masyarakat yang ada di RW 03. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” pungkas Tomi.

Seluruh tahapan pemilihan RW 03 Karang Tengah sendiri dikawal langsung oleh Tim 9 Panitia Pemilihan yang terdiri dari Tomi Kurniawan selaku ketua, bersama Wandi S, Gugum Gumilar, Aang, Ajis, Ahmad Fauzi, Fandi, Helmi Julian dan Sanjay.

Panitia berharap, hingga detik terakhir masa pendaftaran masih ada warga yang bersedia maju demi keberlangsungan kepemimpinan dan pelayanan masyarakat di lingkungan RW 03 Karang Tengah. ***