POJOKSATU.id, KARAWANG - Direksi Pupuk Kujang bersama jajaran direksi Pupuk Indonesia Group melakukan berbagai kegiatan sosial dalam rangka rapat kerja (raker) di Jawa Barat.

Kegiatan ini dimulai dengan renovasi Masjid Nurul Iman di Desa Kalihurip, Kecamatan Cikampek, dan dilanjutkan dengan pemberian bantuan ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Badar di Pesantren Al Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta.

Sebelum rapat kerja dimulai, para direksi dari berbagai perusahaan di bawah Pupuk Indonesia Group mengunjungi Masjid Nurul Iman.

Mereka turut meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya renovasi masjid yang meliputi perluasan ruang salat, perbaikan atap, dan penambahan fasilitas ibadah lainnya.

“Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian perusahaan dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pendidikan agama,” ujar Rahmad Pribadi, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Ahad, 13 Oktober 2024. Maryono, Direktur Pupuk Kujang, menambahkan, “Dengan bantuan ini, diharapkan Masjid Nurul Iman bisa menampung lebih banyak jamaah sekaligus membuat ibadah warga di Desa Kalihurip lebih nyaman.”

Baca Juga: Pupuk Kujang Percepat Transisi Energi Menuju Net Zero Emission

Usai menyumbang renovasi masjid, jajaran direksi melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor menuju Kabupaten Purwakarta untuk mengunjungi Pesantren Hikamussalafiyah. Dalam kunjungan ini, mereka menyerahkan sumbangan untuk pembangunan ruang kelas baru di STAI Al Badar.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan perusahaan Pupuk Indonesia, di antaranya Dwi Satriyo Annurogo (Dirut Petrokimia Gresik), Budi Wahju Susilo (Dirut Pupuk Kaltim), Budi Santoso Syarif (Direktur Pupuk Iskandar Muda), Daconi Khotob (Direktur Pupuk Sriwidjaja), Mochamad Safiie (Dirut Pupuk Indonesia Utilitas), Yusuf Trudo HDM Nainggolan (Dirut Pupuk Indonesia Niaga), Iwan Daru (Dirut Pupuk Indonesia Pangan), Zulyan Imansyah (Dirut Pupuk Indonesia Logistik), Yuni Setyaningrum (Direktur Keuangan Pupuk Kujang), dan Robert Sarjaka (Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kujang).

Setibanya di pesantren, rombongan direksi disambut hangat oleh KH. Hadi M. Musa Said, Pimpinan STAI Al Badar. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para direksi bergabung dengan jajaran kyai, asatidz, dan santri.

“Kami percaya bahwa pendidikan agama dan pembangunan sarana ibadah merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui kontribusi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya bagi umat Islam,” kata Maryono.

Baca Juga: Pupuk Kujang Pastikan Kelancaran Distribusi dan Solusi bagi Daerah Terpencil

Selain renovasi masjid dan pembangunan ruang kelas, kegiatan ini juga melibatkan penyerahan bantuan peralatan pengolahan kopi kepada Koperasi Produsen Berkah Alami Mandiri, lengkap dengan pupuk NPK untuk budidaya kopi. KH. Hadi M. Musa Said menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut, “Semoga bantuan ini menjadi hal yang berguna dan bisa membuat pesantren ini lebih maju lagi,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pembangunan ruang kelas baru dapat menunjang perkembangan pesantren dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pembelajaran di STAI Al Badar. ***