POJOKSATU.id, KARAWANG – Warga Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, digemparkan dengan dugaan penggelapan uang tabungan siswa SDN Kertajaya II. Dana yang hilang ditaksir mencapai lebih dari Rp500 juta, yang selama ini dikumpulkan murid dengan tujuan menunjang kebutuhan pendidikan mereka.

Kabar tersebut memicu kemarahan berbagai pihak, termasuk tokoh pemuda Kertajaya, M. Ali. Ia yang juga menjabat sebagai pengurus Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) menilai tindakan ini mencoreng nama baik dunia pendidikan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika uang tabungan anak-anak ini tidak segera dikembalikan, kami siap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Ini menyangkut hak murid dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah,” ujar M. Ali di kediamannya di Desa Malang Sari, Kecamatan Pedes, Jumat (8/8/2025).

Upaya konfirmasi langsung kepada kepala sekolah, Jumhari, tidak membuahkan hasil. Saat didatangi wartawan, yang bersangkutan tidak berada di rumahnya.

Baca Juga: Kades Malangsari Mangkir Panggilan Polres Karawang, LBH Cakra Buana Kecewa

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera bertindak untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan ini. Warga berharap seluruh uang tabungan dapat dikembalikan, mengingat dana tersebut merupakan hasil jerih payah siswa yang selama ini menabung untuk masa depan pendidikan mereka. ***