POJOKSATU.id - Kabupaten Karawang baru saja merayakan Hari Ulang Tahun ke-391 pada hari Sabtu, 14 September 2024.

Dalam acara perayaan ulang tahun tersebut, kota lumbung padi yang kini berganti jadi lumbung industri ini sukses membuat rekor MURI baru.

Yakni dengan 1.800 tumpeng yang membentuk peta Karawang di lapangan Plaza Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Chef Bulmer Tanggapi Tumpeng Basi : Wajar, Tapi Bukan Itu

Peta Karawang dari nasi tumpeng tersebut tampak sangat cantik dilihat dari atas.

Ratusan orang terlibat dalam pembuatan dan penyusunan nasi tumpeng hingga menjadi peta Karawang ukuran besar.

Dalam peta dari nasi tumpeng itu, tertera juga batas-batas kabupaten ini dari utara yang berbatasan dengan Laut Jawa.

Baca Juga: REKOMENDASI 5 Tempat Nongkrong Murah Meriah di Tangerang, Bareng Keluarga atau Pasangan Full Instagramable, Penat Hilang Seketika

Kemudian di barat ada Kabupaten Bekasi, di barat daya dan selatan ada Kabupaten Bogor.

Sementara itu, kabupaten dengan luas 1.911 1.911 km persegi ini berbatasan dengan Subang di bagian timur dan di tenggara dan selatan ada Purwakarta.

Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, Karawang telah menjadi tujuan para perantau untuk mencari rezeki karena banyak kawasan industri tersebar di kabupaten di Jawa Barat ini.

Baca Juga: Diet Puasa Intermittent Bikin Berat Badan Marshanda Turun 21Kg, Orang-orang Ini Jangan Coba-coba

Dengan jutaan penduduk asli dan banyaknya perantau yang datang, sepertinya Pemerintah Kabupaten Karawang menutup mata.

Pasalnya, usai acara selesai, ribuan nasi tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang masih layak dimakan dibuang ke tong sampah.

Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @ckpinfo, terlihat beberapa petugas kebersihan membuang nasi tumpeng tanpa tersisa.

Ternyata nasi tumpeng tersebut dibuat hasil dari patungan masyarakat atau pekerja instansi pemerintah yang nominalnya tidak sedikit.

Dalam video tersebut terdengar suara perempuan yang menyayangkan tindakan membuang makanan seperti ini.

Baca Juga: Rocky Gerung: Sepak Bola Itu Kebanggaan Nasional, Bukan Hasil Naturalisasi

Mereka berharap nasi tumpeng tersebut harusnya dibagikan ke masyarakat sekitar karena masih layak.

Petugas kebersihan yang hanya diperintah oleh atasannya juga tampak terpaksa membuangnya karena hanya menjalankan perintah.

Tidak disebutkan dengan pasti alasan pembuangan ribuan nampan nasi tumpeng tersebut.

Baca Juga: Rahasia Penampilan Baru Marshanda Bikin Berat Badan Turun sampai 21 Kg, Anda Bisa Tiru

Padahal nasi yang merupakan makanan pokok begitu sangat dihormati dalam keyakinan masyarakat Sunda.

Bahkan, di salah satu daerah di Jawa Barat, nasi dianggap sebagai nyawa, jadi tidak boleh dibuang begitu saja atau istilahnya pamali.

Netizen yang melihat video tersebut juga menyayangkan tindakan tersebut yang tidak menghargai nasi.

Baca Juga: Kopi Bahagia

Di mana, di daerah lain mungkin banyak orang yang harus memeras keringat untuk mendapatkan sepiring nasi.

Akan tetapi, di hari ulang tahun Kabupaten Karawang, justru ribuan nampan nasi tumpeng malah dibuang.

Seorang netizen mengatakan bahwa kemungkinan nasi tersebut basi karena dijemur matahari lumayan lama karena tidak adanya tenda di lapangan.

Akan tetapi, seharusnya pihak terkait sudah mengetahui hal itu sehingga tidak ada makanan yang dibuang.

Netizen lainnya yang kecewa, berharap agar rekor MURI yang didapat bisa dibatalkan karena tindakan Pemkab Karawang yang sudah keterlaluan dalam memperlakukan nasi.***