POJOKSATU.id, KARAWANG - Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad periode 2025-2030. Proses pelantikan berlangsung pada Rabu (30/5/2025) di Aula Kelurahan Plawad, Karawang, dalam suasana penuh semangat kolaboratif.

Acara pelantikan ini dipimpin langsung oleh Lurah Plawad, H. Ropiudin, S.P., M.AP., dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., beserta jajaran tokoh masyarakat lainnya. Momentum tersebut menjadi titik awal penguatan peran LPM dalam pembangunan berbasis partisipasi warga.

Dalam sambutannya, Lurah Plawad menekankan bahwa kehadiran pengurus LPM baru harus menjadi energi baru untuk mendorong percepatan pembangunan kelurahan. Ia menilai LPM sebagai mitra strategis pemerintah dalam merangkul keterlibatan aktif masyarakat.

"Sinergi antara pemerintah kelurahan dan LPM adalah kunci. Dengan gotong royong, kita bisa menghadirkan perubahan nyata," kata Ropiudin.

Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, juga memberikan dukungan penuh. Ia mendorong agar LPM Plawad mampu menjalankan peran nyata, terutama dalam mendukung program prioritas seperti "Karawang Maju", "Jabar Istimewa", dan agenda nasional “Asta Cita” yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Hendra Wijaya Siap Bawa LPM Plawad Lebih Responsif dan Profesional

Endang turut menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Pengelolaan sampah dan penurunan angka stunting harus menjadi agenda utama. LPM bisa berperan di garda depan,” ujarnya.

Sementara itu, Hendra Wijaya selaku ketua terpilih mengungkapkan visi "Plawad Maju" yang berorientasi pada kolaborasi, kebersamaan, dan pembangunan inklusif. Dengan latar belakang keilmuan di bidang psikologi dan sains, Hendra ingin membangun Plawad melalui pendekatan berbasis data dan partisipasi aktif warga.

“Kita ingin semua elemen masyarakat bergerak bersama. Tidak ada yang tertinggal dalam pembangunan Plawad,” ucap Hendra. Ia juga menyerukan agar masyarakat mengesampingkan perbedaan demi tujuan bersama. ***