POJOKSATU.id, KARAWANG - Eka Sanatha, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, memberikan pengingat penting kepada para pelaku usaha terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan.

Eka menjelaskan bahwa PBG dan SLF merupakan persyaratan dasar yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dalam proses perizinan usahanya.

Oleh karena itu, para pelaku usaha harus memastikan persyaratan dasar ini terpenuhi. "PBG dan SLF merupakan persyaratan dasar yang diminta oleh OSS berbasis resiko, sesuai dengan PP 5 tahun 2021 tentang perizinan berbasis resiko," ujar Eka dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko pada Selasa 22 Agustus 2023 di Karawang.

Baca Juga: Wartawan Keluhkan Sikap Kepala Bappeda Karawang 

Eka menjelaskan bahwa pada tahun ini, Karawang telah ditetapkan target realisasi investasi sebesar Rp 4 triliun. Target ini dapat dicapai jika pelaku usaha di Karawang, terutama pelaku usaha menengah dan besar, melaporkan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

"Bimtek ini juga bertujuan untuk mendorong pemahaman pelaku usaha terhadap OSS dan LKPM," tambahnya.

Selain itu, Eka menyatakan bahwa pihaknya siap menerima masukan dan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha dalam berinvestasi di Karawang.

Baca Juga: Aksi Predator Anak di Karawang, Iming-imingi Permen Sebelum Sikat Korban

Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada para investor yang tertarik masuk ke Karawang. DPMPTSP telah menyediakan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Mall Teknomart sebagai fasilitas yang membantu para pelaku usaha dalam mendapatkan layanan.

"MPP memberikan layanan selama 7 hari dalam seminggu, memudahkan para pelaku usaha untuk mendapatkan layanan perizinan berusaha di Karawang," lanjut Eka.

Selain itu, Eka menambahkan bahwa Karawang memiliki banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para investor. Mulai dari kawasan industri, infrastruktur, hingga jalur transportasi.

Baca Juga: DPRD Kritik Keras Bupati Karawang soal Banyak Kursi Jabatan Kosong

Ia menjelaskan bahwa Karawang akan menjadi tujuan investasi yang menarik dengan adanya rencana pengembangan kereta cepat dan pembangunan bandara di wilayah tersebut.

Dengan berbagai fasilitas yang ada, Karawang terus berkembang menjadi destinasi investasi yang menjanjikan. ***