POJOKSATU.ID- Belasan bocah jadi korban sodomi di Karawang, pelakunya berstatus sebagai mahasiswa dan pelajar.

Atas informasi ini, kemudian Polres Karawang menangkap dua remaja tersebut dan menetapkan sebagai tersangka sodomi.

"Tersangka sodomi ini masing-masing berinisial YDSN (21), berstatus mahasiswa dan YAP (18), tercatat sebagai pelajar di Karawang," kata Wakapolres Karawang Kompol Prasetyo PN, saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Jumat 17/5

Ia menyampaikan bahwa kini kedua tersangka itu sudah ditahan di rumah tahanan Mapolres Karawang setelah sebelumnya ditangkap pada Sabtu (11/5) di wilayah Karawang.

Baca Juga: Wanita Muda Berkerudung Buat Laporan Ke Reskrim Polres Purwakarta, Diduga Dilecehkan Saat Interview Melamar Pekerjaan

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua stel pakaian korbannya.

Menurut dia, kasus sodomi yang dilakukan seorang pelajar dan mahasiswa terhadap sejumlah anak di bawah umur itu terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari salah satu keluarga korban di Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

"Jadi perbuatan pelaku terungkap setelah salah satu orang tua korban mengecek handphone anaknya berisikan chat dari pelaku," katanya dikutip antara.

Wakapolres mengatakan bahwa pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap anak laki-laki di bawah umur dengan cara melakukan sodomi, guna melampiaskan nafsu birahinya.

Kemudian pihak kepolisian menduga kalau tersangka mengalami orientasi seksual menyimpang terhadap anak kecil berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga: HEBOH, Ciuman Depan Umum, Soraya Rasyid Akui Andrew Andika Nginap di Rumahnya, Tengku Dewi : Kamu Cantik, Kok Mau Jadi Penampungan Suami Orang

Dalam melakukan aksinya, pelaku sodomi itu mengimingi-imingi uang sebesar Rp50-100 ribu kepada para korban.

Selain itu para pelaku juga mengimingi korban dengan membelikan jajanan dan sepatu.

Sesuai dengan hasil pemeriksaan, terdapat 11 korban yang merupakan anak laki-laki.

Namun pihak kepolisian baru menerima laporan dari delapan korban.***