POJOKSATU.id, JEMBER – Pembangunan infrastruktur di pelosok Kabupaten Jember terus digenjot secara masif demi mewujudkan pemerataan ekonomi dan memudahkan mobilitas warga.
Langkah nyata ini dibuktikan dengan peresmian dua jembatan gantung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, Jumat (28/8/2026).
Peresmian tersebut berlangsung di dua titik strategis, yakni di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, dan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti.
Baca Juga: Hercules Bantah Terlibat Kerusuhan Usai Demo 27 Agustus, Sebaliknya Imbau Tak Ikut Demonstrasi
Pembangunan prasarana penghubung antar wilayah ini bukanlah hasil kerja pemerintah daerah semata, melainkan buah dari kolaborasi yang luar biasa.
Pemkab Jember bersinergi erat dengan Perhimpunan Sosial Keturunan Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan PT Pegadaian.
Turut hadir secara langsung dalam peresmian tersebut, Letnan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto selaku Anggota Dewan Kehormatan PSMTI sekaligus Komisaris Utama PT Pegadaian.
Baca Juga: Massa Berikat Kepala Putih Turun di Slipi, Bergerak ke Palmerah dan Petamburan
Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Gus Fawait menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah tidak bisa bergerak cepat jika hanya bertumpu pada kas daerah.
"Kabupaten Jember sekali lagi tidak bisa membangun hanya kalau mengandalkan APBD. Kita harus bersinergi dengan banyak pihak," ujar Gus Fawait.
Ia memaparkan, sebelumnya Jember telah berhasil mendapatkan alokasi puluhan jembatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Dan hari ini juga dari komunitas dari pihak swasta. Alhamdulillah lewat Pak Jenderal Putranto dan juga dari PSMTI, kita juga dapat bantuan untuk jembatan gantung," tambahnya dengan antusias.
Kehadiran infrastruktur baru ini diyakini akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa sehari-hari.
Gus Fawait optimis, kolaborasi lintas sektor yang inklusif ini akan menjadi kunci terwujudnya visi besar pembangunan di Jember.
"Mudah-mudahan bisa membuat Jember baru Jember maju dan pembangunan merata di Jember, bukan cuman di kota saja tetapi sampai ke pelosok-pelosok semuanya," harapnya.
Di sisi lain, Letjen TNI (Purn.) A.M. Putranto menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PSMTI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Ribuan KTP Elektronik Dimusnahkan Disdukcapil Garut, Ini Alasannya
"Kita bangun enam jembatan sekarang dan kami terus berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah untuk membangun jembatan-jembatan untuk menghubungan desa ke desa," tegas Putranto.
Dalam proses pembangunannya, PSMTI turut menggandeng tim ahli dari Vertical Rescue Indonesia agar jembatan yang dihasilkan aman dan berstandar.
Putranto juga meminta arahan dari aparat pemerintah daerah terkait titik-titik lokasi mana saja yang paling mendesak untuk segera dibantu.
Baca Juga: Maling Tepergok BAB Bugil di Kamar Korban di Solo Ternyata Pemuda Depresi Gara-gara Ibu Meninggal
Meski bantuan jembatan gantung di Jember ini merupakan yang pertama dari PSMTI, Putranto memastikan bahwa ini bukanlah proyek kolaborasi yang terakhir.
"Di Jember ini mungkin baru yang pertama, hari ini ada dua, dan tidak yang terakhir," ungkapnya memberikan sinyal positif untuk proyek selanjutnya yang disambut tepuk tangan riuh.
"Intinya PSMTI ini ada di hati masyarakat banyak," tutup Putranto. ***



