POJOKSATU.id, JEMBER - Inovasi pelayanan kesehatan gratis bertajuk "Homecare" yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sukses menuai decak kagum dari tingkat pusat.

Kebijakan prorakyat yang diinisiasi oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kesetaraan akses kesehatan, khususnya bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Apresiasi tinggi salah satunya datang dari Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian.

Baca Juga: Sosok 3 Polisi Arogan Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Anggota Polda Jabar, Mobilnya Plat Palsu

Ia memuji filosofi mendalam di balik program Homecare yang benar-benar mengusung prinsip keadilan sosial di bidang medis.

Baginya, hak untuk mendapatkan layanan kesehatan yang prima tidak boleh lagi terhalang oleh status finansial warga.

"Bila kelompok masyarakat berada mampu menyewa layanan medis privat, sudah sepatutnya warga pra-sejahtera memperoleh perhatian yang setara dari negara. Konsep ini sangat mendalam dan menyentuh," ungkap Kawendra, Jumat, (24/7/2026).

Baca Juga: Astra Honda Berbagi Ilmu di SMK PANDU 2 Bogor, Bekali Siswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Politisi Fraksi Gerindra itu lantas membeberkan bahwa terobosan berani yang digagas oleh Gus Fawait di Jember ini sangat selaras dengan kerangka kerja pembangunan manusia yang diusung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Program Homecare dinilai sukses melengkapi agenda prioritas nasional dari daerah, yang mencakup pemenuhan gizi, peningkatan mutu pendidikan, hingga jaminan kesehatan masyarakat dari level paling dasar.

Lebih lanjut, Kawendra menyoroti sistem pelayanan yang mendatangkan tenaga medis langsung ke permukiman warga.

Baca Juga: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Melawan, Penahanannya Belum Cukup Bukti, Tak Mau Diborgol

Menurutnya, hal ini tidak sekadar menyembuhkan penyakit, tetapi juga menciptakan ikatan emosional yang kuat antara pemerintah dan rakyatnya.

Ia pun sangat optimistis bahwa keberanian Pemkab Jember merintis program ini akan membawanya menjadi wilayah percontohan bagi daerah lain di penjuru Nusantara.

"Konstruksi gagasan 'satu dokter untuk satu keluarga kurang mampu' berhasil dieksekusi secara nyata melalui program Homecare. Warga lokal patut berbangga atas peran Jember sebagai pelopor inovasi ini," tambah Kawendra.

Ke depannya, lewat sinergi dan integrasi program yang solid antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan wajah pelayanan medis di Jember menjadi jauh lebih ramah, merata, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang strata sosial. ***