POJOKSATU.id, JEMBER – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meluncurkan program layanan kesehatan homecare mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak.
Salah satu apresiasi dan dukungan penuh datang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menilai inisiatif Pemkab tersebut merupakan kebijakan yang sangat tepat sasaran, terutama dalam memberikan kepastian layanan kesehatan bagi masyarakat kalangan bawah.
Baca Juga: Mantan Ketua KPK Ungkap Penyidik Bidik Tersangka Lain Selain Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
"Langkah dari Pemkab Jember ini sangat baik dan kami mengapresiasi program homecare ini, kami juga siap untuk bersinergi," ungkap Widarto saat dikonfirmasi pada Selasa, (27/7/2026).
Widarto menjelaskan bahwa kendala utama di masyarakat saat ini sering kali bukan pada biaya perawatan, mengingat hal tersebut sudah digratiskan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Berdasarkan hasil pantauan timnya di lapangan, kesulitan terbesar warga justru terletak pada masalah mobilitas dan transportasi menuju fasilitas kesehatan (faskes).
Baca Juga: Mahfud MD Dukung Desakan MUI, Hukuman Mati untuk Koruptor Ternyata Sudah Diatur dalam UU
Selama ini, lanjut Widarto, PDI Perjuangan Jember telah merespons masalah tersebut dengan menyiagakan empat armada ambulans beserta kru yang rutin turun ke masyarakat.
Oleh karena itu, ia melihat program homecare dari pemkab ini sangat beririsan dengan napas perjuangan partainya.
Kehadiran nakes langsung ke rumah warga diharapkan mampu menghapus beban pikiran masyarakat terkait biaya operasional dan transportasi.
Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Publik Soroti Sosok Pengganti dan Dampaknya ke Rupiah
"Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang sama, tanpa harus khawatir transportasi dan biaya saat menunggu keluarganya di faskes," jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jember tersebut.
Lebih jauh, Widarto menekankan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkab Jember sudah seyogianya berpihak pada kebutuhan rakyat kecil atau wong cilik.
Karena selaras dengan visi partai, ia menggaransi bahwa Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jember siap memberikan dukungan politis, termasuk jika ke depannya program ini membutuhkan suntikan dana tambahan.
"Kalau nanti butuh tambahan anggaran bukan di infrastrukturnya, tapi memang untuk kepentingan masyarakatnya kami akan mendukung itu. Intinya kami siap bersinergi dengan pemerintah," tegasnya.
Baca Juga: Kapolda Jabar dan Dandim Karawang Bahas Keamanan Wilayah, Kompak Jaga Kondusivitas Kawasan Industri
Sebagai informasi, program layanan kesehatan homecare ini ditujukan secara khusus untuk menjangkau kelompok masyarakat rentan yang kesulitan mengakses faskes.
Kategori prioritas penerima manfaat meliputi kelompok lansia dengan riwayat penyakit kronis, anak-anak penderita stunting, penyandang disabilitas, serta ibu hamil dan pasca-melahirkan dengan risiko tinggi.
Guna memaksimalkan program pro-rakyat ini, Pemkab Jember menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari 50 unit armada dan 1.200 tenaga kesehatan.
Baca Juga: Pendaftaran UKPPPG Guru Tertentu Periode 3 Tahun 2026 Dibuka, Catat Jadwal dan Tahapan Lengkapnya
Seluruh tim di lapangan juga akan dibekali dengan perangkat telemedicine yang memungkinkan kordinasi medis secara real-time dengan dokter puskesmas, rumah sakit, maupun dokter spesialis.***



