POJOKSATU.id, JEMBER – Komisi II DPR RI menaruh perhatian khusus terhadap inovasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) berkonsep jemput bola yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Turun langsung meninjau layanan ke Kantor Kecamatan Ajung pada Kamis (6/8/2026), Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, melontarkan apresiasinya atas inovasi bernama "Peta Cinta" tersebut karena dinilai sukses mendekatkan akses birokrasi ke masyarakat desa.
Meski melempar pujian, Khozin tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi.
Baca Juga: Kisah Pilu Bah Mudi Warga Karawang: Rutin Cuci Darah, Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Sumur
Ia mewanti-wanti agar target besar dari Pemkab Jember tersebut tidak sampai tersandung kendala teknis operasional.
Menurutnya, target ambisius layanan adminduk yang dicanangkan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, mutlak harus ditopang oleh kesiapan infrastruktur yang memadai di lapangan.
Khozin merinci setidaknya ada tiga instrumen krusial yang tidak boleh luput dari perhatian pemerintah daerah jika ingin layanan jemput bola ini berjalan mulus.
Baca Juga: Bocah Perempuan SD Angkola Muara Tais Diduga Dilecehkan Sebelum Dibunuh, Pelaku Tetangga Korban
"Target ambisius yang sudah dicanangkan oleh Gus Bupati melalui program Peta Cinta harus ditopang dan diperkuat dengan infrastruktur yang tersedia. Yang pertama adalah blangko, kemudian yang kedua alat perekaman, dan yang ketiga SDM yang mumpuni," tegas Khozin.
Politisi ini mengakui bahwa alur layanan kependudukan di Jember sejauh ini sudah relatif berjalan lancar.
Namun, ia secara tidak langsung meminta jajaran birokrasi setempat untuk tidak cepat berpuas diri.
Khozin mendorong agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan.
Harapannya, seluruh lapisan masyarakat bisa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses hingga mencetak dokumen kependudukan secara lebih cepat, akurat, dan tentunya tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Di tempat yang sama, dorongan penguatan sistem adminduk juga disuarakan oleh pemerintah pusat.
Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, memuji konsep Peta Cinta sebagai bukti nyata kehadiran negara dari rumah ke rumah.
Teguh menyarankan agar infrastruktur pelayanan di Jember tidak hanya terpaku pada pencetakan dokumen fisik.
Ia menginstruksikan agar program Peta Cinta juga difokuskan untuk mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di ponsel pintar warga.
Ia menjelaskan bahwa ke depannya, layanan sipil akan sepenuhnya bertransformasi ke ranah digital.
IKD, sebut Teguh, akan menjadi pintu masuk utama bagi eksekusi berbagai kebijakan strategis pemerintah, salah satu yang paling vital adalah digitalisasi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) agar datanya sinkron dan tidak salah sasaran. ***



