POJOKSATU.id, PEDANGDUT yang kini menjabat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, Bebizie, menjadi sorotan negatif dari netizen. Pasalnya, pemilik nama asli Sri Mulyati flexing momen jalan-jalan ke Belanda di media sosial miliknya.
Bebizie dianggap tidak memiliki empati dengan postingan pamer di media sosial, di tengah masyarakat mengkritisi anggota DPR terkait kenaikan gaji dan tunjangan hingga berujung demo di Jakarta mendesak bubarkan DPR.
Bebizie pun meminta maaf atas ketidakpekaannya. Namun, dia memastikan ke Belanda bukan sekadar jalan-jalan, melainkan mengantarkan putrinya kuliah.
Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Gelontorkan Rp19,2 Triliun untuk TPG Guru Non PNS
"Saya mau minta maaf dan mengerti jika postingan saya mengganggu dan memicu amarah kalian semua. Saya pergi ke Eropa antar anak saya kuliah di Groningen Belanda," tulisnya di Story Instagram-nya, Selasa, 26 Agustus 2025.
Dia mengatakan rencana ke Belanda ini telah lama direncanakan. Karena persiapan double degree kuliah sang putri dari dua tahun lalu.
Oleh karena itu, sebelum berangkat, dirinya telah mengirimkan surat resmi dan izin berangkat baik ke partai PAN dan DPRD DKI Jakarta.
"Dan ketika anak saya sudah lolos test dan keluar tanggal keberangkatan di bulan Agustus, saya mengajukan izin cuti selama 10 hari dan sudah bersurat kepada fraksi dan DPRD DKI Jakarta," sebutnya.
Bebizie menjelaskan sebagai seorang ibu, wajar mengantarkan putrinya karena akan berpisah selama dua tahun.
"Baru ini dia pisah jauh dari saya, dan saya harus memastikan semua aman buat anak saya. Dan, setelah urus apartemennya dan kepentingannya di kampus, saya ajak anak saya jalan sedikit, karena memang di Eropa ke negara-negara lainnya cuma naik kereta dan hanya tiga sampai empat jam buat pindah-pindah," tuturnya.
Namun, dia mengaku kesalahannya adalah mengunggah semua momen jalan-jalan bareng anaknya tidak tepat, di saat kisruh di Jakarta.
"Jujur saya mungkin karena terlalu semangat dan senang pertama kali pergi sama anak saya ke Eropa dan sebagai bentuk melepas rindu dan membuat momen sama dia karena kami akan pisah dua tahun," sambungnya.
Baca Juga: Tak Perlu Biaya, Guru SD Bisa Raih Gelar S1 PGSD Lewat Program RPL
"Dan saya memposting ya karena saya sudah berizin, tapi mungkin waktunya saja yang enggak pas. Karena saya benar-benar tidak sempat membaca berita di Indonesia fokus jalan dan canda sama anak saya," akunya.
Bebizie ingin memastikan ke publik, bahwa biaya dirinya ke Belanda berasal dari uang pribadinya.
"Saya menekankan di sini, saya sekolahkan anak saya dan berangkat semua menggunakan uang pribadi saya yang sudah disiapkan dari lama, bahkan sebelum jadi dewan," tukasnya.
"saya tidak menggunakan fasilitas negara sedikitpun, boleh di-croscek, lagi pula saya hanya DPRD bisa apa saya bisa minta fasilitas apalah pakai uang gaji dan sebagainya," tambahnya.
Dia menyebutkan, orang yang mengenalnya pasti paham bahwa gajinya selalu digunakan untuk kepentingan dan bantu masyarakat di daerah pilihan (dapil)-nya dan tim di lapangan sebagai biaya operasinal mengurus dapil dan masyarakat.
"Saya minta maaf kalau terlalu semangat memposting saya bisa pergi ke Eropa bersama anak saya juga pertama kalinya, dan itupun karena mengantar dan ngurusin kuliah dan kebutuhannya," jelasnya.
Pun, dia menjelaskan jalan-jalan ke Italia karena hanya tiga jam naik kereta dari Belanda. "Dan kakak Lala perlu beli barang dan keperluan dia di Belanda," ungkapnya.
Dia meminta maaf juga karena ketidaktahuannya dengan kondisi di Jakarta. Karena, dia mengatakan bertugas bukan di Senayan melainkan di Kebon Siri.
"Karena selama naik kereta dan di jalan tidak sering-sering buka ponsel karena khawatir ada barang hilang karena menurut info lagi banyak copet," akunya.
Demikian juga, dia mengatakan di DPRD DKI tidak pernah ada agenda kunker keluarga negeri selama satu tahun ini dirinya bekerja.
"Saya minta maaf tidak update berita selama saya di sini karena mungkin berpikir saya tugas bukan di Senayan. Sebelum berangkat saya sudah menyelesaikan tugas-tugas saya di awal baik di kantor di dapil," bebernya.
Saat ini, dia memilih menutup kolom komentar, demi mental putrinya yang yang terganggu jika membawca ketikan netizen.
"Semoga ini jadi bahan evaluasi buat saya ke depannya. Saya pastikan saya gunakan makan dan keluarga saya dan anak-anak saya pakai dana saya dari bisnis dan tabungan," tegasnya.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
"Gaji di dewan DPRD saya kembalikan lagi ke masyarakat untuk bantu konstituen saya di dapil dan teman-teman yang mengurus dapil," pungkas Bebizie. ***


