POJOKSATU.ID - Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Seleksi Calon Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Acara penting ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2026 bertempat di Jakarta.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai arah kebijakan Kemendikdasmen dalam melakukan pemerataan kualitas pendidikan.
Upaya pemerataan mutu tersebut diimplementasikan melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Baca Juga: Istana Meluncurkan Polling 5 Kandidat Logo HUT ke-81 RI, Yuk Ikut Memilih!
Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai sistem seleksi yang baru.
Sistem seleksi kepala sekolah ini dirancang agar berjalan secara terintegrasi, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada mutu.
Langkah ini dipandang sangat krusial demi melahirkan pemimpin-pemimpin sekolah yang berkualitas di masa depan.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya adalah Dr. Iwan Junaedi, S.Si., M.Pd. selaku Direktur KSPSTK.
Baca Juga: Resmi Diterapkan Mulai 1 Juli 2026: GoTo dan Grab Pangkas Potongan Komisi Ojol Jadi 8 Persen
Turut hadir pula Dr. Eni Susilawati, Nandana Aditya Bhaswara, serta Nana Ade Suryana, S.Psi., M.M. yang memberikan paparan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Antusiasme peserta dalam menyambut sistem seleksi terintegrasi ini terlihat sangat tinggi dari jumlah kehadiran.
Tercatat sebanyak 815 peserta mengikuti jalannya pemaparan secara interaktif melalui platform Zoom Meeting.
Tidak hanya itu, acara ini juga disaksikan oleh lebih dari 1.001 penonton melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Direktorat KSPSTK.
Melalui partisipasi yang masif ini, kegiatan sosialisasi diharapkan menjadi langkah bersama yang solid dalam menyiapkan pemimpin tangguh.
Pada akhirnya, kepala sekolah yang terpilih nantinya akan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas dan memajukan dunia pendidikan Indonesia.***




