POJOKSATU.ID - Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 34 Lampung Timur pada Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, beliau berdialog secara langsung dengan para siswa, guru, serta pendamping yang ada di lokasi.
Beliau menekankan bahwa program Sekolah Rakyat sengaja dirancang untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Melalui program ini, pemerintah berkomitmen kuat untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi yang sering kali menjerat masyarakat kecil.
Baca Juga: Bukan Hanya Bansos, Gus Ipul Dorong GoTo Dukung Sistem Keamanan Sekolah Rakyat
Agus Jabo Priyono mengingatkan bahwa anak-anak harus mendapatkan prioritas penuh dalam menempuh pendidikan agar mereka tidak lagi terbebani oleh pekerjaan di rumah.
Pendidikan dipandang sebagai jalan utama yang sangat krusial untuk mengubah masa depan generasi muda.
Salah satu contoh nyata dari urgensi program ini terlihat pada kisah Devi, seorang siswa berusia 16 tahun di SRT 34 Lampung Timur.
Devi sempat mengalami keterlambatan untuk bersekolah tepat waktu akibat keterbatasan biaya yang dialami keluarganya.
Baca Juga: Kemensos Gandeng GoTo Guna Perkuat Akurasi Data Bansos Demi Penyaluran Tepat Sasaran
Orang tua Devi bekerja sebagai petani tanpa memiliki lahan sendiri, sehingga faktor ekonomi sempat memaksa remaja tersebut menunda pendidikan.
Kini, Devi merasa sangat bersyukur dan bahagia karena dapat kembali mengenyam bangku sekolah melalui kehadiran Sekolah Rakyat.
Demi mendukung keberhasilan misi sosial ini, Wakil Menteri Sosial menegaskan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan para pendamping.
Tidak hanya fokus pada aspek akademis, beliau juga mengingatkan agar lingkungan sekolah aktif membentuk karakter siswa.
Kebijakan tegas mengenai larangan perundungan, intoleransi, serta segala bentuk kekerasan harus diterapkan di lingkungan sekolah.
Pemerintah berharap nilai gotong royong dan saling menghormati dapat mengakar kuat menjadi budaya utama di Sekolah Rakyat.***




