POJOKSATU.id, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menyediakan 1.010 kuota untuk calon mahasiswa jalur International Undergraduate Program (IUP).
Ada 13 fakultas dengan total 26 program studi (prodi) di UGM yang membuka jalur IUP untuk calon mahasiswa baru tahun ini.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, Sigit Priyanta menjelaskan jalur IUP memberikan kesempatan pada calon mahasiswa untuk berkuliah di dalam negeri menggunakan kurikulum internasional.
Di kelas internasional ini para mahasiswa tidak hanya menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar, melainkan terdapat kurikulum dan pengajar yang memenuhi standar internasional.
Baca Juga: Selama Tiga Hari Ini, Kemenag Uji Publik Data Tenaga Non ASN untuk Seleksi CASN, Ini Linknya
Selain itu, ada kewajiban untuk melakukan international exposure berupa double degree atau pun pertukaran mahasiswa dengan universitas mitra di luar negeri.
“Mahasiswa mendapatkan kesempatan lebih besar mengikuti international exposure lewat IUP,” jelas Sigit.
Dari 1.010 kuota yang disediakan tersebut, 413 kuota sudah diisi oleh mahasiswa yang telah diterima melalui seleksi IUP UGM Gelombang I.
Nah, sisanya 597 kuota masih bisa diperebutkan bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil jalur IUP lewat seleksi IUP untuk gelombang 2 dan 3.
Baca Juga: Lima Faktor Penting yang Membawa Real Madrid Menuju Gelar Juara La Liga
Prodi IUP di UGM yang ditawarkan diantaranya prodi Peternakan, Biologi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi, Teknik Biomedis, Teknik Sipil dan Lingkungan, Teknik Kimia, Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Teknik Informasi, Teknik Industri, Perencanaan Wilayah dan Kota, Geografi Lingkungan, Hukum, Kimia, Ilmu Komputer, Elektronika dan Instrumentasi.
Kemudian, prodi kedokteran, Farmasi, Psikologi, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional, Manajemen dan Kebijakan Publik, Kedokteran Hewan, dan Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil.
Sigit mengungakapkan uUntuk pendaftaran Program IUP UGM untuk gelombang II, telah dibuka sejak 3 April hingga 6 Mei 2024 secara daring.
deBaca Juga: Akui Salah saat Menyanyikan Lagu India 'San Sanana' Ost Film Asoka, Dewi Perssik Akhirnya Minta Maaf
Sedangkan untuk gelombang III dibuka dari 19 Juni hingga 10 Juli 2024. “Kuota untuk seleksi IUP gelombang 2 dan 3 akan dikurangi berdasarkan jumlah mahasiswa yang telah diterima di gelombang 1,” jelasnya.
Bagi calon mahasiswa baru yang ingin mengikuti seleksi program IUP harus mengikuti beberapa proses seleksi, yakni Gadjah Mada Scholastic Test (GMST) yang dilaksanakan bagi calon mahasiswa baru pada satu tahun terakhir, skor TOEFL ITP/IBT, Duolingo English Test, AcEPT UGM atau IELTS, wawancara, Focus Group Discussion, serta melampirkan prestasi baik akademik maupun non akademik sebagai nilai tambahan dari proses penilaian.
“Setiap fakultas juga memiliki format tes yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan dan kesesuaian calon mahasiswa dengan program studi yang dipilih,” jelasnya.
Baca Juga: PDIP Tanggapi Isu Presidential Club, Bisa Jadi Cuma Gimik Politik agar Terlihat Negarawan Sejati
Salah satu kebaruan yang ada untuk program IUP di tahun 2024 ini, kat Sigit dibukanya program IUP pada fakultas termuda di UGM, Sekolah Vokasi.
Tahun ini, UGM memperkenalkan prodi Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil atau International Undergraduate Program of Civil Infrastructure Management and Maintenance Engineering.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Vokasi UGM, Leo Indra Wardhana, mengatakan program IUP pada Program Studi Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk mempelajari Operasi, Pemeliharaan, Optimasi, dan Rehabilitasi manajemen infrastruktur sipil sehingga meningkatkan keunggulan akademik serta keterampilan para lulusan yang diperlukan untuk karier di tingkat global.
“Keunggulannya tentu melekat pada pendidikan vokasi yang lebih spesifik dan dirancang di lingkup kerja tertentu. Jika sarjana teknik sipil belajar keseluruhan, maka di teknik sipil sekolah vokasi belajar terkait pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur sipil,” ujarnya.
Leo juga memberikan beberapa tips untuk dapat lolos seleksi program IUP UGM di Sekolah Vokasi. Ia menyarankan calon peserta seleksi untuk tidak memilih program studi yang tidak linear dengan peminatan saat SMA dan persiapkan dengan matang beberapa kebutuhan proses seleksi.
“Usahakan mendapatkan GMST dan nilai Bahasa Inggris setinggi-tingginya, persiapkan dengan baik untuk motivation letter karena menjadi bahan pertimbangan, latihan terus untuk interview, serta cantumkan prestasi yang dimiliki,” tuturnya. ***



