POJOKSATU.id - Kabar yang sangat ditunggu-tunggu guru bersertifikasi akhirnya tiba.

Tambahan TPG THR 100 persen untuk tahun anggaran 2025 mulai masuk ke rekening guru di beberapa daerah.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah pertama yang terkonfirmasi telah mencairkan tunjangan ini, khususnya untuk guru jenjang SMA sederajat.

Baca Juga: Resmi! 321 Daerah Ditargetkan Terima TPG THR 100 Persen Tahun Ini, Apakah Daerah Anda Termasuk?

Masuknya pencairan ini menjadi sinyal kuat bahwa transfer dana dari pemerintah pusat sudah resmi berjalan.

Guru di seluruh Indonesia kini diminta bersiap dan aktif memeriksa rekening masing-masing karena pencairan dilakukan bertahap.

Dengan kabar baik ini, harapan guru untuk menerima tambahan pendapatan sebelum penutupan tahun anggaran semakin besar.

Kalimantan Tengah Jadi Daerah Pertama yang Melakukan Pencairan

Informasi pencairan awal berasal dari laporan guru di Kalimantan Tengah yang mengonfirmasi saldo TPG THR telah masuk pada pagi hari.

Baca Juga: Dana TPG Triwulan 4 Tak Genap Tiga Bulan, Pemerintah Ungkap Skema Pelunasan

Unggahan dari beberapa guru SMA menjadi bukti bahwa proses pencairan benar-benar sudah dimulai.

Daerah yang pertama cair biasanya menjadi indikator bahwa anggaran pusat sudah mengalir ke daerah lain.

Guru dari provinsi lain kini tinggal menunggu giliran sesuai proses administrasi.

Pencairan perdana ini memberikan dorongan positif dan memastikan bahwa skema tambahan TPG berjalan sesuai rencana.

Pemerintah pusat telah menegaskan bahwa transfer dana dilakukan serentak, namun realisasi di daerah disesuaikan dengan kesiapan masing-masing.

Transfer Pusat ke Daerah Sudah Aktif, Pencairan Nasional Siap Meluas

Mekanisme pencairan TPG THR berbeda dengan TPG triwulan.

Tambahan TPG dalam komponen THR disalurkan melalui skema transfer pusat ke pemerintah daerah, kemudian diteruskan ke rekening guru.

Ketika satu daerah sudah melakukan pencairan, itu menjadi bukti bahwa aliran dana dari Kementerian Keuangan telah efektif.

Baca Juga: CEK Syarat yang Harus Dipenuhi Bagi PPPK Paruh Waktu agar Kontrak Kerja Diperpanjang setelah Tahun Pertama!

Daerah yang berkas administrasinya sudah lengkap dipastikan menyusul dalam waktu dekat.

Pencairan nasional umumnya berjalan cepat setelah satu provinsi melakukan realisasi.

Guru diminta tidak panik bila dana belum masuk di daerah masing-masing pada hari pertama pencairan.

Tidak Semua Daerah Mendapat Tambahan TPG THR 100 Persen

Data Kemenkeu menyebutkan ada 552 daerah di Indonesia, namun tidak semuanya menerima tambahan TPG dalam komponen THR.

Baca Juga: Viral! Truk Muat Kayu Raksasa Melintas di Tengah Duka Banjir Sibolga Tapteng, Tega Kali Bah!

Tambahan ini hanya diberikan kepada daerah yang tidak memiliki tunjangan TPP atau Tukin dari APBD untuk guru.

Sebanyak 321 daerah tercatat telah mengirimkan berkas dan memenuhi syarat untuk menerima anggaran tambahan ini.

Daerah-daerah yang telah melengkapi dokumen biasanya berada pada prioritas percepatan pencairan.

Sementara daerah yang berkasnya tidak lengkap masih menunggu proses verifikasi lanjutan.

Guru di daerah tertentu perlu memahami bahwa keterlambatan sering terjadi karena administrasi daerah, bukan karena persoalan pada guru.

 

Contoh Daerah Berkas Lengkap dan Siap Mencairkan

Beberapa daerah yang berstatus berkas lengkap antara lain Malang, Pacitan, Mojokerto, Bone Bolango, Karanganyar, Blora, Semarang, dan Purbalingga.

Status lengkap menunjukkan bahwa daerah telah memenuhi permintaan dokumen oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Hal ini membuat peluang pencairan lebih cepat dan tidak memerlukan proses tambahan.

Baca Juga: Bantuan Logistik Tak Datang 5 Hari, Gudang Bulog Sibolga Tapteng Dijarah Warga, Pimpinan Ngaku Maklum

Sementara daerah seperti Aceh Timur, Sumba Tengah, dan beberapa wilayah lain tercatat berkas tidak lengkap, sehingga pencairan berpotensi lebih lambat.

Daftar ini penting untuk dipantau guru supaya memahami posisi daerah masing-masing.

Kedudukan administrasi inilah yang menentukan kecepatan alur pencairan.

Guru Diminta Aktif Memeriksa Rekening dan Tetap Waspada Informasi Hoaks

Karena pencairan bersifat bertahap, guru disarankan memeriksa saldo rekening dua hingga tiga kali sehari.

Baca Juga: Krisis Pangan Mengintai Korban Banjir! Tanda Pemerintah Kewalahan Hadapi Bencana Beruntun di Sumatera?

Tidak semua bank mengirimkan notifikasi otomatis sehingga pengecekan manual sangat dianjurkan.

Guru juga diimbau berhati-hati terhadap informasi palsu yang sering beredar menjelang pencairan tunjangan.

Pastikan hanya mengikuti informasi resmi dari dinas pendidikan, pemerintah daerah, atau Kemenkeu.

Selain itu, periksa kembali kesesuaian data rekening dengan Dapodik untuk menghindari gagal transfer.

Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan bendahara sekolah.

 

Pencairan Gelombang Selanjutnya Diharapkan Berjalan Lebih Cepat

Dengan daerah pertama yang sudah cair, gelombang pencairan di wilayah lain diperkirakan berlangsung lebih cepat.

Pemerintah pusat sudah menyatakan dana tersedia dan tinggal menunggu daerah menyelesaikan verifikasi berkas.

Baca Juga: Viral! Nasabah Datangi Bank BRI Cabang Bima Bawa Uang Pelunasan, Pelunasan Ditolak, Agunan Dilelang?

Guru diharapkan tetap tenang serta memantau perkembangan melalui kanal resmi.

Pencairan TPG THR 100 persen ini menjadi hak tambahan bagi daerah yang tidak memiliki TPP daerah.

Momentum ini memberikan tambahan kesejahteraan menjelang akhir tahun dan menjadi kabar baik bagi ribuan guru.

TPG THR 100 Persen Mulai Cair, Daerah Lain Tinggal Menunggu Giliran

Kabar pencairan TPG THR 100 persen menjadi angin segar bagi guru sertifikasi di seluruh Indonesia.

Dengan Kalimantan Tengah menjadi daerah pertama yang cair, pencairan secara nasional diprediksi segera mengikuti.

Guru wajib memantau rekening dan memastikan tidak ada masalah data yang menghambat proses transfer.

Pemerintah memastikan bahwa hak guru akan dibayarkan penuh begitu administrasi daerah selesai.

Tahun ini pencairan tambahan TPG menjadi salah satu momen penting peningkatan kesejahteraan guru.***