POJOKSATU.ID - Kabupaten Bogor kembali menegaskan posisinya sebagai daerah dengan formasi PPPK Paruh Waktu terbesar di Indonesia.

Setelah pada tahun anggaran 2024 menetapkan 9.756 formasi, kini untuk kebutuhan 2025 Kabupaten Bogor mengajukan 9.642 usulan, dengan 9.333 di antaranya sudah disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Jumlah ini menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan pengajuan sekaligus persetujuan terbanyak secara nasional dalam skema PPPK paruh waktu.

Tidak hanya soal jumlah, proses penetapan dan persiapan pelantikan juga berjalan cepat.

Baca Juga: Operasi Zebra 2025 Dimulai! Catat Tanggalnya, Ribuan Pengendara Bakal Kena Penertiban

Pemerintah Kabupaten Bogor telah menjadwalkan pelantikan PPPK Paruh Waktu pada Jumat, 14 November 2025, bersamaan dengan penyerahan SK masa kerja 2025.

Lonjakan kebutuhan layanan dan banyaknya tenaga non-ASN menjadi alasan utama pemerintah daerah mempercepat proses penataan SDM.

 

Formasi 2024, 9.756 PPPK Paruh Waktu Ditetapkan

Berdasarkan data resmi Pemkab Bogor, formasi 2024 mencakup 9.756 pegawai, terdiri atas tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis.

Dari jumlah tersebut, 4.548 orang sudah terdaftar di database BKN, sementara 5.208 lainnya belum masuk pendataan.

Baca Juga: Benarkah Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa Tumbuh Saat Kontrak Berjalan? Begini Faktanya!

Rinciannya sebagai berikut:

1. Terdaftar BKN (4.548):
551 guru, 68 tenaga kesehatan, 3.929 tenaga teknis.

2. Belum terdaftar BKN (5.208):
508 guru, 382 tenaga kesehatan, 4.318 tenaga teknis.

Jumlah ini menjadi yang terbesar dibandingkan kabupaten/kota lain di Indonesia, terutama untuk sektor teknis yang porsinya mendominasi.

 

Usulan 2025, 9.642 Diajukan, 9.333 Disetujui BKN

Memasuki tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengajukan kebutuhan pegawai paruh waktu sebanyak 9.642 usulan. Dari total tersebut, 9.333 formasi telah mendapat persetujuan BKN (ACC).

Tingkat persetujuan yang mencapai lebih dari 96 persen menunjukkan bahwa data validasi dan kebutuhan ASN paruh waktu di Kabupaten Bogor dinilai sesuai oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: Catat! ANLDB 2025 Akan Uji Kemampuan Literasi Keagamaan 13.600 Siswa SD

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah menegaskan bahwa penataan tenaga paruh waktu memang menjadi prioritas.

Dalam memperbaiki kualitas layanan publik di wilayah terbesar se-Jawa Barat itu.

 

Pelantikan 14 November 2025, Momentum Besar Bagi Non-ASN

Pelantikan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor dijadwalkan pada 14 November 2025, dan menjadi salah satu agenda terbesar dalam sejarah kepegawaian daerah tersebut.

Prosesi pelantikan juga akan menjadi momen penyerahan SK bagi ribuan tenaga teknis, guru, dan tenaga kesehatan yang telah mengabdi bertahun-tahun dalam status non-ASN.

Baca Juga: Catat! ANLDB 2025 Akan Uji Kemampuan Literasi Keagamaan 13.600 Siswa SD

Pemerintah Kabupaten Bogor menyebut bahwa kebijakan ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum, sistem kerja yang lebih tertib, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh kecamatan.

 

Mengapa Kabupaten Bogor Paling Banyak?

Ada beberapa faktor penting yang membuat Kabupaten Bogor memiliki angka formasi tertinggi:

1. Jumlah penduduk terbesar se-Jawa Barat, sehingga kebutuhan layanan publik lebih banyak daripada daerah lain.

2. Area geografis luas, dengan puluhan kecamatan dan ratusan desa yang membutuhkan tenaga teknis tambahan.

3. Backlog tenaga non-ASN dari tahun-tahun sebelumnya yang cukup besar.

4. Transisi menuju penataan sistem SDM aparatur, yang menekan kebutuhan pegawai paruh waktu agar layanan publik tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Rujukan BPJS Kesehatan Akan Diubah! Pasien Gawat Darurat Bisa Langsung ke RS Tipe A

Karena itulah, setiap tahun Pemkab Bogor selalu masuk daftar daerah dengan kebutuhan pegawai terbesar di Indonesia.

 

 

Harapan 2025, Layanan Publik Lebih Merata

Dengan disetujuinya lebih dari 9.300 formasi oleh BKN, pemerintah berharap pemerataan tenaga teknis hingga pelosok bisa tercapai.

Tenaga guru paruh waktu diharapkan mendorong pemerataan pendidikan, sementara tenaga kesehatan membantu mendukung layanan Puskesmas dan program kesehatan masyarakat.

Kabupaten Bogor menegaskan posisinya sebagai daerah dengan formasi PPPK Paruh Waktu terbesar di Indonesia, baik pada tahun 2024 maupun 2025.

Baca Juga: Kemendikdasmen Ungkap 45 Persen Siswa Indonesia Ketagihan Mie Instan, Begini Dampaknya ke Kesehatan dan Belajar

Setelah menetapkan 9.756 formasi pada 2024, pemerintah daerah kembali mengajukan 9.642 usulan untuk 2025, dan 9.333 di antaranya telah disetujui BKN.

Angka ini menunjukkan kebutuhan SDM yang sangat besar, sejalan dengan luas wilayah, jumlah penduduk, serta beban layanan publik yang tinggi.

Pelantikan yang dijadwalkan pada 14 November 2025 menjadi momentum penting bagi ribuan tenaga non-ASN yang akhirnya mendapatkan kepastian status.

Dengan formasi besar yang telah disahkan, Pemkab Bogor menargetkan peningkatan kualitas layanan publik, pemerataan tenaga teknis, serta penguatan layanan pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah.***