POJOKSATU.id - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menorehkan tonggak baru di kancah pendidikan tinggi kawasan Asia Tenggara.

Dari lebih dari 7.000 perguruan tinggi di negara-negara ASEAN, ULM berhasil menembus pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) dengan menempati peringkat 203 tingkat ASEAN.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, dalam Rapat Tindak Lanjut (RTL) yang digelar di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga: 15 Kampus Terbaik Bidang Pendidikan di Indonesia Versi THE 2026, UNY Teratas

Ia menyebutkan, posisi ini diperoleh berdasarkan hasil unggahan data ULM yang diproses dalam sistem pemeringkatan internasional QS.

“Berdasarkan hasil unggahan yang dilakukan oleh QS ULM, ternyata ULM di tingkat ASEAN sudah berada pada posisi 203,” ujar Ahmad Alim Bachri.

Menurutnya, peringkat tersebut dihitung dari basis data lebih dari 7.000 perguruan tinggi di kawasan ASEAN yang menjadi pembanding dalam pemeringkatan QS.

Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa ULM mulai diperhitungkan dalam peta pendidikan tinggi regional.

Baca Juga: Operator SD di Karawang Timur Sulap Limbah Bambu Jadi Karya Seni Bernilai Jual

Tak hanya di tingkat ASEAN, ULM juga mulai terdeteksi dalam pemeringkatan Asia. Dalam lingkup seluruh negara di Asia, ULM berada pada kisaran peringkat 1.301 hingga 1.400.

“Untuk seluruh negara Asia, ULM berada pada kisaran ranking 1.301 sampai 1.400,” jelasnya.

Bagi ULM, masuknya nama kampus ke dalam pemeringkatan QS memiliki arti strategis. Meski belum berada di jajaran teratas, kehadiran ULM dalam ranking internasional menandai langkah awal menuju pengakuan global.

“Artinya, Universitas Lambung Mangkurat untuk pertama kalinya sudah mulai terdeteksi oleh pemeringkatan perguruan tinggi dunia,” kata Ahmad Alim Bachri.

Baca Juga: Webometrics Januari 2026, Ini 10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia, Telkom University Teratas

Ia menilai capaian ini dapat menjadi modal awal untuk mendorong peningkatan kualitas akademik, produktivitas riset, serta reputasi internasional ULM ke depan.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan memperkuat kinerja agar posisi ULM terus meningkat.

Rektor ULM juga mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, serta masyarakat Kalimantan Selatan untuk memberikan dukungan berkelanjutan.

“Saya mohon dukungan dan support agar Universitas Lambung Mangkurat semakin berdaya saing dan membanggakan Banua Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Baca Juga: Jangan Terlewat, Ini Jadwal Seleksi Mandiri PTN 2026 Lengkap dengan Jalur dan Strateginya

Masuknya ULM dalam QS Ranking ASEAN menjadi sinyal bahwa perguruan tinggi di daerah pun memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat regional dan global. ***