POJOKSATU.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi memperluas jalur pendidikan berstandar internasional dengan membuka 27 kelas International Undergraduate Program (IUP) atau Kelas Internasional pada tahun akademik 2026.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyediakan enam program IUP.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Rektor ITB, Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara MT, dalam acara Open House ITB 2026 yang disiarkan melalui YouTube.

Baca Juga: Apa Itu BP BUMN? Ini Tugas dan Fungsi Pengganti Kementerian BUMN

Ia menjelaskan bahwa penambahan kelas internasional menjadi bagian dari strategi ITB untuk memperkaya pengalaman global mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Menurut Tatacipta, proses pendaftaran kelas IUP akan dibuka lebih awal, bahkan mendahului tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Artinya, calon mahasiswa sudah memiliki kesempatan mencoba jalur IUP sebelum Februari 2026.

Baca Juga: Jungkook BTS Curhat Pernah Jatuh Cinta dengan Dancer Bule, Kasih Tak Sampai Gegara Terkendala Bahasa

Ia menilai jalur ini dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh kepastian lebih cepat tanpa harus menunggu proses seleksi nasional yang kerap menegangkan.

Dengan mengikuti seleksi IUP lebih dini, peluang melanjutkan studi di ITB bisa diketahui sejak awal.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Dr Irwan Meilano ST MSc, menambahkan bahwa salah satu keunggulan utama kelas IUP adalah mahasiswa langsung diterima di program studi pilihan.

Baca Juga: BRI Rayakan HUT ke-130, Hadirkan Diskon hingga Rp1,3 Juta dan KPR Spesial Bunga 1,30 Persen

Berbeda dengan jalur reguler yang mengharuskan mahasiswa menjalani tahap awal di fakultas sebelum penjurusan, mahasiswa IUP sejak awal sudah berada di program studi.

Irwan juga memastikan bahwa mahasiswa IUP memiliki kesempatan menempuh studi di luar negeri pada tahun keempat perkuliahan.

Kesempatan ini didukung oleh kerja sama ITB dengan sejumlah perguruan tinggi mitra di luar negeri, termasuk dalam skema outbound dan double degree.

Baca Juga: Guru Madrasah Non ASN Wajib Tahu, Cara Mengetahui Status BSU Kemenag 2025

Selain itu, ITB tengah menyiapkan skema fast track S1–S2 khusus bagi mahasiswa IUP.

Melalui skema ini, mahasiswa berpeluang memulai studi magister pada semester sembilan.

Salah satu rencana yang sedang dibahas adalah mahasiswa Farmasi jalur IUP yang dapat melanjutkan S2 di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Baca Juga: Dikira Jenazah Manusia, Bangkai Orangutan Ditemukan di Hilir Sungai Garoga, Diduga jadi Korban Banjir Bandang Tapanuli Selatan

Pada tahun 2026, ITB membuka 27 program studi dalam kelas internasional yang mencakup berbagai bidang, mulai dari teknik, sains, bisnis, hingga seni dan desain.

Program-program tersebut tersebar di sejumlah fakultas dan sekolah, seperti Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Farmasi, Sekolah Bisnis dan Manajemen, hingga Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Tatacipta menegaskan bahwa penambahan kelas IUP bertujuan memberikan pengalaman akademik dan internasional yang optimal bagi mahasiswa dengan biaya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan harus menempuh pendidikan penuh di luar negeri.

Baca Juga: BSU 2025 untuk Guru Honorer Kemenag Masuk Tahap Verifikasi, Pencairan Tinggal Menunggu Waktu

Kebijakan ini juga membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa internasional untuk belajar di Indonesia sekaligus merasakan atmosfer pendidikan global.

Ia menilai dunia kini semakin terhubung tanpa batas, sehingga perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan yang mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat internasional.***