POJOKSATU.ID - Ada program beasiswa untuk riset yang dikeluarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Adapun tema beasiswa riset ini adalah "Peran Zakat dalam Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem".
Menurut pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Saidah Sakwan, program beasiswa ini merupakan komitmen Baznas untuk berkontribusi dalam investasi masa depan Indonesia.
"Program ini adalah wujud dari komitmen Baznas untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari solusi kebangsaan dan kenegaraan serta fondasi peradaban," kata Saidah dikutip dari laman resmi BRIN, Kamis (29/8/2024).
Ditambahkan Saidah, program ini telah berjalan selama beberapa tahun, dengan alokasi anggaran yang terus meningkat.
Riset tersebut akan didedikasikan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Terutama bagi 25,4 juta mustahiq (orang yang membutuhkan). Termasuk 5,4 juta yang tergolong miskin ekstrem.
Baca Juga: Mahasiswa KKN kelompok 17 UIKA Sukses Tingkatkan Potensi UMKM dengan strategi OVOP
"Kami berharap hasil dari riset dan kajian ini bisa menjadi instrumen penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup mustahiq, melalui riset kesehatan, ekonomi, dan pengembangan ekonomi lainnya," ujarnya.
Baznas, imbuh Saidah, mengembangkan dua sektor utama lain yakni pendistribusian zakat untuk kebutuhan darurat mustahiq dan pemberdayaan melalui intervensi produktif.
Ia pun berharap hasil dari semua riset ini dapat menjadi dasar penguatan dalam pembuatan kebijakan tata kelola zakat di Indonesia.
Baca Juga: Tips Merawat Sepatu Kulit dengan Benar Agar Lebih Awet Ternyata Sangat Mudah
"Semua kebijakan tata kelola zakat harus berbasis pada hasil riset dan kajian yang matang, bukan dibuat dari ruang kosong," tuturnya.
Terbuka untuk S1-S3A
dapun beasiswa riset ini terbuka untuk jenjang mahasiswa yamg sedang menjalani pendidikan S1 hingga S3 dengan syarat harus meneliti seputar program zakat. Mulai dari manajemen hingga pengelolaanya.
Sementara itu, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mendukung penuh Program Beasiswa Riset Baznas yang baru diluncurkan pada Selasa (27/8/2024).
Ditambahkannya sinergi antara Baznas dan BRIN dalam mengelola dan mengembangkan talenta riset nasional penting bagi generasi muda Indonesia.
Menurut Handoko, sinergi antara program Baznas dan BRIN sebagai peluang besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memberdayakan mustahiq.
"Kami yakin bahwa program Baznas yang luas dan menyasar semua mustahiq dapat disinergikan dengan skema BRIN," kata Handoko.
Meskipun skema kami tidak terbatas pada mustahiq, kata Handoko, tentu saja mereka bisa ikut serta dengan syarat tertentu.
Baca Juga: Kata MenPAN RB, Honorer K2 Tahun Ini Tuntas, Honorer Tidak Masuk Database BKN DIJAMIN AMAN!
Handoko juga menekankan pentingnya mendorong anak-anak muda berbakat untuk mencapai potensi penuh mereka.
Ditambahkannya, bahwa setiap tahun BRIN mendukung hampir 1.000 mahasiswa dari S1 hingga S3.
"Ini akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pendampingan yang sudah berjalan. Kami bisa menyasar anak-anak yang memiliki kapasitas namun kurang berkesempatan, agar mereka dapat menjadi muzakki masa depan yang berkontribusi untuk bangsa," tutup Handoko. ***




