POJOKSATU.id, JAKARTA—Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 belum jelas jadwalnya.

Dari keterangan Menpan RB Abdullah Azwar Anas, seleksi CPNS lebih dulu dilakukan di minggu pertama Agustus 2024. Dan jadwal pendaftaran PPPK 2024 tidak berbarengan dengan seleksi CPNS.

Meski begitu, Ketua DPD Aliansi Honorer Nasional (AHN) Riau, Eko Wibowo, meminta agar guru honorer dan tendik ada afirmasi. Afirmasi itu untuk memuluskan mereka jadi ASN PPPK.

Eko Wibowo menyampaikan afirmasi ini diberikan dengan mempertimbangkan masa kerja.

Baca Juga: Transformasi Digital Jabar Makin Canggih! Dashboard Data Pimpinan Jadi Andalan Pengambilan Keputusan

“Honorer yang masa kerjanya di atas 10 tahun seharusnya diberikan afirmasi lebih dibandingkan masa kerja di bawah 10 tahun,” kata Eko Wibowo, Rabu (31/7).

"Sangat tidak adil kalau pemerintah hanya memberikan patokan masa kerja di atas tiga tahun. Honorer yang masa kerjanya di atas 10 tahun harus lebih afirmasinya," jelasnya lagi.

Dia menambahkan pemberian afirmasi tidak boleh disamaratakan. Sebab, saat ini cukup banyak honorer yang baru bekerja 1 tahun sudah masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Saat BKN melakukan pendataan honorer pada 2022, ada ketentuan yang baru satu tahun mengabdi sudah bisa didata. Mereka dimasukkan bersama dengan honorer yang sudah belasan tahun mengabdi.

Baca Juga: Jojo Gugur di Fase Grup Olimpiade Paris 2024, Catatan Terburuk Tunggal Putra Indonesia Sepanjang Sejarah

"Kalau tidak dibedakan afirmasinya, bisa menimbulkan kecemburuan di kalangan honorer, apalagi kalau yang diakomodasi lebih banyak honorer baru," tegas guru PPPK yang juga Ketua DPD Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Riau ini.

Dia meminta Kemendikbudristek, KemenPAN-RB, dan BKN mengambil kebijakan yang baik dalam penanganan honorer baik guru maupun tendik.

Sementara itu, Men PANRB, Abdullah Azwar Anas, di Kantor Kemen PANRB Jakarta, Selasa (30/7/2024), mengatakan, pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS 2024 di minggu pertama Agustus ini.

Menurutnya, saat ini hanya tersisa 3 kementerian yang belum menyerahkan formasi. Dan mereka masih mengejar terus dan menunggu kabar dari 3 kementerian ini.

Baca Juga: Kabar Baik, Dana BOP untuk Raudlatul Athfal dan BOS untuk Madrasah Tahap II Segera Dicairkan, Berikut Rincian Jumlahnya

"Kita menunggu, minggu pertama (Agustus akan mulai dibuka pendaftaran CPNS), Insyaallah, mudah-mudahan ini selesai ya,” ujarnya.

Dalam rekrutmen kali ini, pemerintah akan mengutamakan seleksi CPNS terlebih dahulu, dibandingkan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Jadi ini CPNS dulu prioritasnya. Karena PPPK kemarin masih dirapi-rapiin lagi. Karena PPPK ini menyangkut keuangan daerah," kata Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas menyebut, seleksi PPPK 2024 nantinya tidak akan berbarengan dengan rekrutmen CPNS 2024. ***