POJOKSATU.id - Ratusan mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Ikuti gelaran diklat, yang diinisiatori oleh pengurus Himpunan Mahasiswa (HIMA) PAI.

Kegiatan diklat yang diikuti oleh ratusan Mahasiswa PAI itu, diselenggarakan selama dua hari, mulai dari Sabtu (11/11/2023) hingga Minggu (12/11/2023) di Pusdiklat Karya Nyata, Cinagara, Caringin, KabupatenBogor.

Guna menambah keharomisan dan mempererat kekeluargaan, kegiatan diklat, juga dilengkapi dengan Malam Keakraban (MAKRAB).

Baca Juga: Tanggapi Isu Miring Tentang Gender, Kopri PMII UIKA Angkat Suara: 2023 Tolak Peran Ganda

Karena curah hujan yang begitu deras sejak sore hingga malam hari, pihak panitia diklat terpaksa memindahkan kegiatan Makrab yang semula dilapangan ke Gedung Auditorium Pusdiklat Karya Nyata.

Kegiatan Makrab diklat mahasiswa PAI, berlangsung selama satu jam, mulai dari pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Meskipun diselenggarakan didalam Aula, Makrab diklat PAI tidak mengurangi suasana keharmonisan dan kekeluargannya.

Makrab dimulai dengan penampilan seni para peserta diklat, pengenalan pengurus Himpunan, hingga sharing seasion dengan para alumni.

Ketua pelaksana kegiatan diklat PAI, Ridho mahasiswa smester 5 menjelaskan, dalam momentum Makrab ini, sengaja dirancang dengan menghadirkan para alumni, hal itu bertujuan guna memberikan motivasi kepada peserta dan mempererat tali kekeluargaan Prodi PAI.

Kami selaku panitia pelaksana, sengaja mengundang alumni, hal itu bertujuan agar memberi motivasi kepada para mahasiswa, melalui pengalaman yang pernah dilalui oleh para alumni selama berkuliah, sekaligus menambah romantisasi kekeluargaan jelas Ridho.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa dan Dosen FAI UIKA Satukan Doa untuk Palestina: Penampilan Teatrikal Menambah Haru Suasana

Kegiatan Makrab diklat PAI ditutup dengan penerbangan lampion, dan peserta dikerahkan kelapangan saat curah hujan mulai berhenti, lengkap dengan pakaian hangat yang wajib dikenakan oleh para peserta.

Tak hanya diisi dengan kegiatan Makrab, diklat PAI juga menyajikan beberapa materi yang wajib diikuti oleh para peserta.

Materi tersebut diantaranya, Pemuda Hijrah Diera Disrupsi, Study Gender Dalam Pendidikan Islam, Urgensi Guru Dalam Kualitas Pendidikan, serta tak lupa Manajemen Organisasi Pendidikan.

Kegiatan diklat PAI secara kesuluruhan dibuka dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), H. M. KholilNawawi, Drs., M.Ag. didampingi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Dr. Gunawan Ikhtiono, S.Sos, MSI.

Dalam sambutannya Kholi berpesan agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian dengan baik, dan bersunggung sungguh.

Karena, menurutnya segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh sungguh dapat memberikan output yang baik bagi mahasiswa kedepannya.

Baca Juga: Kontroversi Viral: Mahasiswi UIKA Dilecehkan Dosen, Panggilan untuk Perubahan Wibawa Pendidikan Tinggi

Saya berpesan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan bersunggung sungguh atau mujahadah, karena percayalah setiap perbuatan yang kita lakukan dengan bersungguh sungguh pasti akan berhasil, Manjadda Wajada. Pesan Kholil

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Dr. Gunawan Ikhtiono, S.Sos, MSI, juga mengungkapkan momentum diklat ini merupakan sebuah proses guna mencetak jiwa jiwa kepemimpinan para mahasiswa.

"Momentum diklat ini merupakan proses awal bagi seluruh peserta, agar terbentuk jiwa jiwa kepemimpinan dalam dirinya, karena dimanapun, kepemimpinan bukan atas dasar dari garis keturunan, akan tetapi melalui proses yang panjang, karena ini merupakan sebuah proses, tolong selesaikan proses ini dengan baik." Tegas Gunawan.

Diklat PAI 2023 kerap, juga dihadiri oleh pimpinan organisasi mahasiswa lainnya, seperti Ketua Senat Mahasiswa, M Hafiz Azikri, dan Ketua Dewan Eksekutif Mahsiswa, Muhamad Rifki.

Baca Juga: Masya Allah, 80 Mahasiswa UIKA Bogor Kompak Khatam Quran Saat Maulid Nabi, Air Mata Menetes Pas Baca Shalawat

Kegiatan diklat yang megusung tema Born To Be A Leader Of Civilization itu diikuti sebanyak 140 mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI).

Ketua Hima PAI, Reyhan Kautsar, menjelaskan alasan mengusung tema tersebut, sebab para peserta diklat inilah yang nantinya akan meneruskan estafet kepemimpinan, terkhusus dalam ruang lingkup organisasi kemahasiswaan di PAI.

Temen temen mahasiswa, para peserta diklat PAI 2023, ketahuilah bahwa nanti, kalian lah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan ini, dan diantara kalian semualah yang mungkin menggantikan posisi saya sebagai ketua Hima kedepannya Jelas Reyhan.***