POJOKSATU.ID - Riezky Kabah, seorang TikTokers yang viral karena menghina profesi guru, kini terancam masuk penjara.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Bayu Suseno, yang menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat dan sedang melakukan penyelidikan.
Riezky Kabah sebelumnya telah membuat konten yang menghina profesi guru, menyebut mereka sebagai koruptor dan tidak layak dihormati.
Baca Juga: Tampang Pelaku Begal Gasak Toko Jamu di Kebon Jeruk Terekam CCTV, Modus Pura-Pura Beli
Konten tersebut viral di media sosial dan mendapat banyak reaksi dari netizen, termasuk dari PGRI Kalimantan Barat yang melaporkannya ke pihak kepolisian.
Dalam klarifikasi yang diberikan oleh Riezky Kabah, ia mengaku bahwa kontennya tersebut dibuat karena ia merasa dendam terhadap guru-gurunya yang telah melakukan bullying terhadapnya.
Namun, klarifikasi tersebut tidak membuat netizen berhenti menghujatnya.
Baca Juga: Gelar Doktor Bahlil Tak Perlu Dicopot Meski Tak Jujur, Kemdikti Saintek Malah Bilang Sudah Tepat
Sementara itu, jejak digital Riezky Kabah juga terungkap, termasuk fakta bahwa ia telah lulus dari SMA sejak tahun 2020, meskipun sering mengenakan seragam SMA di kontennya.
Selain itu, mantan teman pria Riezky Kabah juga ikut bersuara, mengungkapkan bahwa Riezky Kabah pernah memfitnahnya dan memiliki sifat manipulatif.
Klarifikasi Riezky Kabah
TikTokers Riezky Kabah yang viral karena menghina profesi guru, baru-baru ini memberikan klarifikasi tentang kontennya yang menghebohkan.
Baca Juga: Makanan yang Sunnah Dikonsumsi dan Baik Untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan!
Dalam klarifikasi tersebut, Riezky mengaku menjadi korban bullying di sekolah yang membuatnya putus sekolah.
Riezky mengaku bahwa dirinya pernah menjadi korban diskriminasi oleh oknum guru karena kemayu dan sering bermain dengan wanita.
Ia juga mengaku bahwa dirinya pernah dicambuk menggunakan rotan oleh oknum guru.
Baca Juga: Viral SBY Dianggap Beri Sindiran, Sukseskan Pemerintahan Jokowi Pas di Depan Presiden Prabowo
Namun, netizen banyak yang menyebut bahwa klarifikasi Riezky tersebut menunjukkan sifat manipulatif.
Mereka menganggap bahwa Riezky ingin memunculkan simpati publik agar kasusnya tidak berlanjut.
"Klarifikasi bilang 'oknum', video kemarin bilang 'semua guru'. Well gw simpati sama masa lalu lu, tapi tetep tidak membenarkan perilaku lu skrg, jalur hukum tetep harus jalan," tulis akun @Johanessusanto.
Riezky sendiri mengaku bahwa dirinya menyimpan dendam para guru-gurunya dan berniat balas dendam dengan membuat konten TikTok yang isinya meroasting guru-gurunya.***




