POJOKSATU.id - Kabar menggembirakan datang bagi para pensiunan ASN.

Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 tetap cair untuk pensiunan PNS dan akan dibayarkan bersamaan dengan PNS aktif.

Tak hanya itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga mengisyaratkan pencairan dilakukan pada awal Ramadan 2026.

Baca Juga: THR ASN Maros Rp30 Miliar Siap Cair! Ini Daftar Penerima, PPPK Paruh Waktu Termasuk?

Artinya, dana THR berpotensi masuk lebih cepat dibanding perkiraan sebelumnya.

Namun pertanyaan yang sering muncul adalah: bagaimana cara mengecek THR pensiunan PNS, terutama bagi yang tidak memiliki layanan mobile banking?


THR Pensiunan Tetap Cair 2026

Seperti pola tahun sebelumnya, komponen THR pensiunan PNS mengacu pada beberapa unsur utama, yakni:

Baca Juga: Wacana Penghapusan PPPK Paruh Waktu Gunungkidul Disambut Gembira! Guru Minta Konversi Otomatis Tanpa Seleksi Lagi

- Pensiun pokok

- Tunjangan keluarga

- Tunjangan pangan

- Tambahan penghasilan

Besaran nominal yang diterima masih menunggu regulasi resmi pemerintah yang biasanya diumumkan menjelang Ramadan atau mendekati Idul Fitri.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR PNS, pensiunan, TNI dan Polri secara nasional.

Cair Awal Ramadan, Ini Penjelasan Menkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pencairan THR diupayakan bisa dilakukan pada awal Ramadan 2026.

Menurutnya, percepatan belanja negara termasuk THR menjadi strategi fiskal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun.

Total belanja negara pada awal 2026 bahkan diproyeksikan mencapai Rp809 triliun.

Baca Juga: Resmi Teken Kontrak! PPPK Paruh Waktu di Pamekasan Terima Gaji Mulai Rp500 Ribu, Ada yang Tembus Rp2 Juta

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen, lebih tinggi dari asumsi APBN 5,4 persen.

Dengan pencairan lebih awal, pemerintah berharap daya beli masyarakat meningkat sehingga konsumsi rumah tangga terdorong.


Tak Punya Mobile Banking? Ini Solusinya

Banyak pensiunan PNS mengira pengecekan THR harus dilakukan dengan datang langsung ke kantor bank.

Baca Juga: Efek Domino! Usai Gaji PPPK Paruh Waktu Naik, DPRD Pekanbaru Dorong TPP dan Tunjangan Kepala Sekolah Juga Naik

Padahal, ada beberapa cara praktis yang bisa dilakukan tanpa mobile banking.

1. Cek Lewat TOOS Taspen

Pensiunan bisa mengakses laman resmi Taspen One Hour Online Service (TOOS) melalui browser di ponsel.

Langkahnya:

Baca Juga: Tata Cara Salat Tarawih Sendiri di Rumah Lengkap dengan Niat dan Dalilnya

- Buka laman tos.taspen.co.id

- Login menggunakan Nomor Pensiun (Notas) atau NIP

- Pilih menu “Estimasi Manfaat” atau “Pembayaran Bulan Ini”

- Rincian dana termasuk slip THR akan muncul terpisah dari gaji pensiun bulanan

Cara ini dinilai paling praktis karena bisa dilakukan dari rumah.

Baca Juga: Sidang Gaji Dosen Ditunda, DPR dan Pemerintah Belum Siap! MK Jadwalkan Ulang 26 Februari 2026

2. Gunakan Aplikasi Taspen Mobile

Alternatif lain adalah melalui aplikasi Taspen Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store.

Setelah login, pensiunan bisa melihat histori pembayaran dan rincian dana yang masuk ke rekening.

3. Cek via SMS Banking

Bagi yang memiliki layanan SMS Banking, pengecekan saldo juga bisa dilakukan dengan mudah:

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Mudik Gratis PT Sinergi Gula Nusantara Berangkat 17 Maret, Start Kota Lama Surabaya

BRI: Ketik SALDO(spasi)PIN kirim ke 3300

Mandiri: Ketik SAL 1 XXXX kirim ke 3355

BNI: Ketik SAL kirim ke 3346 lalu balas 2+PIN

Pastikan pulsa mencukupi dan layanan SMS Banking sudah aktif.


Tidak Perlu Datang ke Bank

Dengan berbagai pilihan tersebut, pensiunan tidak perlu antre di kantor bank hanya untuk memastikan THR sudah cair atau belum.

Langkah digital ini memudahkan terutama bagi pensiunan yang tinggal jauh dari kantor cabang atau memiliki keterbatasan mobilitas.


Dorongan Ekonomi Nasional

Selain THR, pemerintah juga menyiapkan stimulus lain seperti percepatan program Makan Bergizi Gratis, rehabilitasi bencana, dan paket stimulus ekonomi tambahan.

Strategi fiskal yang ekspansif ini diharapkan menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan likuiditas masyarakat sejak awal tahun.***