POJOKSATU.id - Bersumber dari Data Cut Off Dapodik per Januari 2024 yang disesuaikan dengan kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) tahun 2023 dan peserta PPG 2023 angkatan 3, baru 44.96% atau sebanyak 1.347.360 guru yang sudah mendapatkan Sertifikat Pendidikan.

Sisanya, ada 1.598.889 atau 55.04% yang belum bersertifikat pada tahun 2024.

Dari jumlah para guru yang belum sertifikasi tersebut mencakup guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 168.651 yang mengajar di sekolah negeri sebanyak 155.871, dan guru PNS yang mengajar di sekolah swasta sebanyak 12.780 guru.

Sedangkan guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 342.060, diantaranya PPPK yang mengajar di sekolah negeri sebanyak 342.017 guru dan yang mengajar di sekolah swasta sebanyak 43 orang.

Baca Juga: BARU SAJA Senin Malam, 6 INFORMASI RESMI soal PPG Daljab 2024 dari Kemdikbud, yang Terkendala Internet Sudah Ada Solusinya

Paling banyak dari data yang didapatkan pojoksatu.id, adalah guru berstatus Non-Aparatur Sipil Negara (Non ASN) alias honorer ada 1.088.178 yang belum mendapatkan sertifikasi pendidikan.

Para guru honorer itu tersebar di sekolah negeri sebanyak 457.479, dan di sekolah swasta sebanyak 630.699.

Guru PNS, PPPK dan Non ASN

Dari jumlah guru belum sertifikasi sebanyak 1.598.889 itu, yang sudah menyelesaikan pendidikan S1 adalah sebanyak 1.303,171 dan belum S1 sebanyak 295.728 orang.

Sedangkan jumlah guru sudah sertifikasi sebanyak 1.347.360 yang terdistribusi sebagai guru PNS dari data yang didapatkan pojoksatu.id, sebanyak 849.629 guru, PPPK sebanyak 7.251 dan Non ASN sebanyak 490.480.

Baca Juga: BOCOR! Skema Percepatan PPG Daljab 2024 di PMM Lengkap Cara Mudah Lulus PPG Dalam Jabatan 2024, Jam Belajar Bebas Ditentukan Peserta

Guru sudah sertifikasi itu berada di sekolah negeri sebanyak 1.051.759 dan di sekolah swasta sebanyak 295.601 guru.

Artinya sebagian besar guru belum bersertifikasi berada dalam kategori Non ASN, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Sedangkan guru yang berstatus PNS memiliki tingkat sertifikasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan PPPK dan Non ASN.

Kandidat Peserta PPG Daljab 2024

Dari peta data yang disajikan pojoksatu.id tersebut, Kemendikbudristek mengatur kuota atau kandidat peserta untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) tahun 2024 atau PPG Daljab 2024 sebanyak 576.961 orang.

Karena itu, dibukanya PPG Daljab 2024 bertujuan untuk mengatasi kesenjangan ini dengan menambah jumlah guru yang bersertifikasi.

Baca Juga: 3 Tahapan PPG Daljab 2024, Alur PPG Dalam Jabatan 2024 dan Penentu Kelusan, Kategori Khusus dan Kategori Reguler Wajib Paham

Namun saat ini, jumlah kandidat peserta PPG Daljab 2024 itu ditetapkan bagi mereka yang sudah lulus seleksi administrasi dan telah mengikuti seleksi akademik sampai tahun 2023.

Dengan adanya 576.961 kandidat peserta PPG Daljab 2024 yang sudah lulus seleksi administrasi dan akademik, diharapkan dapat meningkatkan jumlah guru bersertifikasi secara signifikan di tahun-tahun mendatang.

PPG Daljab di Daerah

Program PPG Daljab 2024 merupakan langkah penting untuk mengurangi jumlah guru yang belum bersertifikasi secara substansial.

Terdapat kesenjangan yang cukup signifikan antar provinsi dalam hal persentase guru yang sudah bersertifikasi. Ini berarti, pencapaian program PPG belum merata di semua wilayah di Indonesia.

Wilayah yang berada di sekitar pulau Jawa memiliki persentase yang lebih tinggi bagi guru sudah bersertifikat dibandingkan dengan provinsi di Papua dan beberapa daerah di luar Jawa.

Baca Juga: TIDAK MUNCUL Panggilan PPG Daljab 2024, Bisa Jadi Ini Penyebabnya, Segera UPDATE Aplikasi Dapodik dan Cek Perkiraan Jadwal

Guru sudah bersertifikasi dengan presentasi tertinggi yaitu D.I. Yogyakarta sebanyak 72.97%, Jawa Tengah terdapat 61.48% guru sudah bersertifikasi dan Bali dengan capaian 52.34% guru sudah bersertifikasi.

Untuk mencapai kesetaraan, kemungkinan program sertifikasi perlu difokuskan pada provinsi dengan persentase sertifikasi yang rendah.

Wilayah yang memiliki pencapaian paling rendah guru sudah bersertifikasi yaitu Kalimantan Utara 19.82% guru sudah bersertifikasi, Papua Barat memiliki 15.67% guru sudah bersertifikasi dan menurut data pojoksatu.id, wilayah adalah terakhir Papua dengan capaian 14.94% guru sudah bersertifikasi.

Itu pula sebabnya, di tahun 2024 rekrutmen PPG Daljab 2024 dilakukan melalui pemutakhiran data guru secara masif di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga: KATA MIMIN, PPG Daljab 2024 BELUM DIBUKA, Auto Heboh se Indonesia, Cek SIMPKB Ada Notifikasi Ini

Timeline Penyelesain PPG Daljab

Demi percepatan itu, seleksi yang dilakukan pun hanya seleksi administrasi dengan durasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan peserta.

Ditambah lagi, UKMPPG akan diadakan 2-3 kali dalam satu tahun akademik, sehingga kelulusan untuk guru mendapatkan Sertifikat Pendidikan akan lebih cepat.

Penting untuk dicatat, Kemendikbudristek menetapkan target penyelesaian guru bersertifikat atau timeline penyelesaian hingga tahun 2026.

Baca Juga: Apa Saja Materi Pembelajaran di PPG Daljab 2024? Cek Modul Pembelajaran Mandiri dan Jumlah SKS, BISA DOWNLOAD Disini!

Timeline penyelesaian dimulai dari tahun 2024 ditetapkan sekitar 560.000 guru, di tahun 2025 penyelesaian ditetapkan sebanyak 560.000 guru dan di tahun 2026 menurut data yang didapatkan pojoksatu.id ditetapkan sebanyak 599.988 guru sudah mengikuti PPG dan bersertifikat pendidikan.

Dari data penetapan timeline penyelesaian memperlihatkan adanya rencana bertahap untuk mencapai sertifikasi bagi hampir 1,7 juta guru dari 2024 hingga 2026, kajian pojoksatu.id terdapat cadangan jumlah sekitar 101.111 kuota peserta PPG Daljab dari sebanyak 1.598.889 guru yang belum bersertifikat. ***