POJOKSATU.id - Setiap triwulan, ratusan guru mendapati Info GTK mereka berwarna merah akibat ketidaksesuaian linearitas antara mata pelajaran yang diampu dan sertifikat pendidik.

Masalah ini bukan sekadar teknis, tetapi langsung berdampak pada penerbitan SKTP dan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Mayoritas kasus terjadi karena penugasan mapel tidak sesuai rumpun sertifikasi atau karena input data di Dapodik tidak diperbarui setelah adanya rotasi mengajar.

Untungnya, linearitas yang salah dapat diperbaiki dengan langkah yang tepat dan cepat selama guru memahami prosedurnya.

Baca Juga: Niat Maling Kabel, Malah Gosong Tersengat Listrik di Kolong Jembatan Sunter!

Artikel ini menyajikan panduan lengkap cara mengoreksi linearitas mapel di Dapodik agar TPG tetap aman setiap triwulan.

Cek Info GTK untuk Mengetahui Mapel yang Tidak Linear

Langkah pertama adalah memeriksa Info GTK secara berkala melalui laman resmi, terutama pada awal semester.

Jika mapel tidak linear, Info GTK akan langsung menampilkan catatan merah pada bagian beban mengajar.

Baca Juga: Satpol PP Karawang Siap Tindak Proyek Swasta yang Serobot Bahu Jalan di Margasari

Guru perlu mencermati apakah mapel yang tertera sesuai sertifikat pendidik atau terdapat penugasan yang keliru.

Kesalahan ini sering muncul setelah rotasi jadwal atau penyesuaian kurikulum.

Dengan mengetahui lebih awal, guru dapat menghindari keterlambatan perbaikan yang berpotensi menghambat pencairan TPG.

Cocokkan Sertifikat Pendidik dengan Daftar Rumpun Linearitas Resmi**

Sebelum melakukan koreksi di Dapodik, guru harus memastikan rumpun keilmuan sertifikat pendidik yang dimiliki.

Kementerian Pendidikan memiliki daftar resmi linearitas yang mengatur mana saja mapel yang diperbolehkan untuk setiap sertifikat.

Guru harus mencocokkan mapel yang mereka ampu dengan daftar tersebut untuk menentukan apakah penugasan sudah benar.

Jika mapel berada di luar rumpun yang ditetapkan, maka sistem Info GTK tidak akan meloloskannya.

Konfirmasi ini juga membantu guru menjelaskan kepada kepala sekolah alasan perlunya penyesuaian jadwal mengajar.

Minta Kepala Sekolah Menyesuaikan Penugasan Mapel

Setelah menemukan ketidaksesuaian, guru harus berkoordinasi langsung dengan kepala sekolah untuk melakukan perubahan penugasan.

Baca Juga: Dorong Kesetaraan Pendidikan, Acer Indonesia Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan melalui Perangkat Teknologi untuk Papua Barat

Kepala sekolah memiliki kewenangan penuh dalam menentukan pembagian tugas mengajar, sehingga penyesuaian harus dimulai dari level manajerial.

Penugasan baru biasanya disesuaikan dengan struktur kurikulum, kebutuhan sekolah, dan rumpun keilmuan guru.

Jika penugasan sudah benar, langkah selanjutnya adalah meminta operator sekolah memperbarui data di Dapodik sesuai perubahan tersebut.

Baca Juga: Akhirnya! Mie Gacoan Resmi Benahi Parkir yang Selama Ini Bikin Pelanggan Kena Mental Gara-gara Ormas!

Koreksi ini wajib dilakukan sebelum periode sinkronisasi.

Operator Sekolah Memperbaiki Data Penugasan di Dapodik

Langkah inti perbaikan linearitas terletak pada operator sekolah.

Operator perlu masuk ke aplikasi Dapodik dan memperbarui data penugasan guru pada menu "Pembelajaran" atau "Rombongan Belajar".

Mapel yang tidak linear harus diganti dengan mapel yang sesuai sertifikat pendidik guru.

Selain itu, operator juga perlu memastikan jumlah Jam Tatap Muka (JTM) mencukupi dan penugasan berada pada sekolah induk.

Perubahan ini harus disimpan, diperiksa ulang, dan diverifikasi sebelum dilakukan sinkronisasi ke server pusat.

Lakukan Sinkronisasi Dapodik dan Cek Ulang Info GTK

Setelah data diperbaiki, operator wajib melakukan sinkronisasi agar pembaruan terkirim ke pusat.

Guru dapat memeriksa Info GTK kembali dalam 1–7 hari untuk memastikan linearitas sudah berhasil diperbaiki.

Jika status berubah menjadi hijau, artinya sistem sudah membaca penugasan baru dan validasi berjalan normal.

Baca Juga: Kapal Tanker Rp1,1 Triliun Dilelang! Publik Curiga Ada Aroma Busuk di Balik Penjualan Harta Rampasan Negara!

Jika masih merah, guru perlu berdiskusi kembali dengan operator untuk mencari kesalahan input atau melakukan perbaikan tambahan.

Sinkronisasi yang konsisten sangat membantu memastikan data terbaca dengan baik oleh pusat.

Jika Masalah Tidak Selesai, Konsultasikan ke Dinas Pendidikan

Dalam beberapa kasus, linearitas tidak dapat diperbaiki hanya di tingkat sekolah karena ada catatan administratif lain yang menghambat.

Baca Juga: Kenyataan Pahit Honorer! Status PPPK Paruh Waktu Tidak Permanen, Pengabdian Panjang Terancam Berakhir

Jika hal ini terjadi, guru perlu membawa bukti sertifikat pendidik, SK pengangkatan, dan screenshot Info GTK ke Dinas Pendidikan setempat.

Tim teknis dinas bisa membantu memperbaiki kesalahan data, memvalidasi ulang penugasan, atau memberikan rekomendasi tambahan.

Langkah ini penting terutama jika guru mengalami masalah linearitas berulang atau tidak menemukan penyebabnya.

Bantuan dinas biasanya menjadi solusi terakhir sebelum validasi triwulan ditutup.

Linearitas yang Benar adalah Kunci Pencairan TPG

Koreksi linearitas mapel adalah langkah penting yang harus dilakukan guru setiap awal semester agar TPG tidak tertahan.

Dengan memeriksa Info GTK, menyesuaikan penugasan, memperbarui Dapodik, dan melakukan sinkronisasi rutin, guru dapat memastikan datanya valid sesuai regulasi.

Kesalahan kecil dalam penugasan sering menjadi penghambat besar dalam pencairan tunjangan, sehingga ketelitian administrasi menjadi sangat penting.

Jika masalah tidak bisa diperbaiki di sekolah, dinas pendidikan siap memberi dukungan.

Pastikan seluruh langkah dilakukan dengan benar agar hak profesional berupa TPG tetap aman setiap triwulan.***