POJOKSATU.id - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 resmi diumumkan secara nasional. 

Data hasil asesmen menunjukkan capaian rata-rata nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia lebih tinggi dibandingkan Matematika.

Berdasarkan hasil yang dirilis, nilai rata-rata nasional Bahasa Indonesia mencapai 60,18, sedangkan Matematika berada pada angka 43,41. 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa SD pada aspek literasi masih lebih baik dibandingkan numerasi.

Baca Juga: Komisi X DPR Minta Dikotomi PTN dan PTS Dihapus, Soroti Penurunan Mahasiswa Baru dan Ancaman Kampus Tutup

Skala Nilai dan Kategori TKA SD 2026

Nilai TKA jenjang SD menggunakan skala 0 hingga 100 dengan kategori sebagai berikut:

  • Baik: 81–100

  • Memadai: 61–80

  • Kurang: 0–60

Selain itu, peserta dapat memperoleh predikat Istimewa apabila berhasil meraih nilai minimal 95,00 pada setiap mata pelajaran yang diujikan.

Baca Juga: Dolar Naik, Benarkah Warga Desa yang Tidak Pakai Dolar Tidak Ikut Terdampak?

Siswa SD Muhammadiyah Condongcatur Raih Nilai Sempurna

Prestasi membanggakan datang dari SD Muhammadiyah Condongcatur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah satu siswanya, Ayunindya Kamila Ardita, berhasil meraih nilai sempurna atau skor 100 pada TKA 2026 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

Capaian tersebut semakin memperkuat reputasi SD Muhammadiyah Condongcatur sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Indonesia. 

Keberhasilan siswa meraih nilai maksimal menjadi bukti konsistensi sekolah dalam membangun budaya akademik yang kuat sekaligus mencetak peserta didik berprestasi.

Baca Juga: Kesbangpol Bandung Akan Verifikasi 240 Ormas, Pastikan Masih Aktif atau Tinggal Nama

Dinobatkan sebagai SD Paling Berprestasi di Indonesia

Tak hanya mencetak siswa dengan nilai sempurna, SD Muhammadiyah Condongcatur juga mencatat prestasi luar biasa di tingkat nasional.

Berdasarkan data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen yang dirilis pada 31 Mei 2026, sekolah tersebut dinobatkan sebagai sekolah dasar paling berprestasi di Indonesia.

Predikat tersebut diraih setelah sekolah mengumpulkan total 1.259 poin dari berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.

Selain itu, sekolah ini berhasil membukukan 523 prestasi pada tingkat nasional dan internasional. 

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan sekolah dasar lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Yayasan Madrasah Pembangunan Digeruduk di Tangsel, Aksi Saling Dorong Dua Kubu Sempat Memanas

Peminat Membludak, Kuota Sudah Penuh Bertahun-tahun

Deretan prestasi yang terus bertambah setiap tahun berdampak langsung pada tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SD Muhammadiyah Condongcatur.

Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi membuat kuota penerimaan peserta didik baru telah terisi jauh hari. 

Bahkan, pendaftaran atau inden dilaporkan sudah penuh untuk beberapa tahun ke depan.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diterapkan sekolah.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Job Fair Kota Tangerang 2026 Buka Ribuan Peluang Karier, Gratis untuk Umum

Cara Cek Hasil TKA SD 2026

Siswa maupun orang tua tidak dapat mengakses hasil TKA secara mandiri melalui portal khusus.

Mekanisme pengecekan hasil dilakukan melalui sekolah masing-masing dengan tahapan sebagai berikut:

  • Hasil TKA pertama kali didistribusikan kepada satuan pendidikan.

  • Sekolah melakukan verifikasi data hasil TKA.

  • Sekolah mencetak Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA).

  • Sertifikat yang memuat nilai kemudian dibagikan kepada siswa secara resmi.

Karena itu, peserta didik dan orang tua disarankan berkoordinasi langsung dengan wali kelas atau operator sekolah terkait jadwal pembagian sertifikat hasil TKA.

Baca Juga: Nilai Barang Bukti Rp17,5 Miliar, Deretan Mobil Mewah Kasus Pemerasan Wamen Silmy Karim Buat Melongo

Pemanfaatan Nilai TKA

Nilai TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan siswa.

Namun, hasil asesmen ini memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain:

  • Validasi nilai rapor.

  • Bahan pendukung Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi.

  • Evaluasi mutu pendidikan bagi sekolah.

  • Bahan pemetaan kualitas pendidikan oleh dinas pendidikan.

Baca Juga: Terpilih Sebagai Ketua DPC PPP Bandung Barat, Ujang Rizwansyah Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Informasi resmi terkait asesmen dan kebijakan pendidikan dapat dipantau melalui kanal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Keberhasilan siswa-siswa berprestasi dalam TKA 2026 menjadi pengingat bahwa budaya belajar yang kuat, dukungan keluarga, dan lingkungan sekolah yang kondusif mampu melahirkan generasi unggul. ***