JAKARTA, POJOKSATU.id - Memilih jurusan kuliah bukan sekadar menentukan bidang yang ingin dipelajari selama beberapa tahun.
Bagi banyak calon mahasiswa, prospek pekerjaan setelah lulus juga menjadi salah satu pertimbangan penting.
Pilihan jurusan bahkan mulai dikaitkan dengan kebutuhan industri, peluang kerja, serta potensi penghasilan setelah memasuki dunia profesional.
Di tengah perkembangan teknologi digital, kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang memahami teknologi, data, sistem informasi, dan bisnis digital juga semakin besar.
Hampir semua sektor kini melakukan transformasi digital, mulai dari perbankan, perdagangan elektronik atau e-commerce, perusahaan teknologi, hingga berbagai perusahaan konvensional.
Kondisi tersebut membuat sejumlah jurusan yang berkaitan dengan teknologi dan bisnis digital memiliki pilihan karier yang cukup beragam.
Berikut lima profesi yang dapat menjadi gambaran peluang kerja bagi lulusan jurusan seperti Bisnis Digital, Digital Entrepreneur, Sistem dan Teknologi Informasi, Teknologi Informasi, serta Sistem Informasi.
1. Digital Marketing Specialist
Lulusan Bisnis Digital atau Digital Entrepreneur dapat berkarier sebagai Digital Marketing Specialist.
Profesi ini berkaitan dengan strategi pemasaran melalui berbagai kanal digital, seperti media sosial, mesin pencari, iklan online, hingga pengelolaan website.
Untuk level awal, kisaran gaji yang disebutkan dalam bahan informasi ini berada di sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan.
Besaran penghasilan tentu dapat berbeda bergantung pada perusahaan, lokasi, kemampuan, pengalaman, serta tanggung jawab pekerjaan.
2. Software Developer atau Programmer
Lulusan Teknologi Informasi maupun Sistem dan Teknologi Informasi dapat masuk ke bidang pengembangan perangkat lunak.
Software Developer atau Programmer bertugas membuat dan mengembangkan aplikasi, website, maupun sistem digital yang digunakan untuk mendukung kebutuhan perusahaan.
Untuk fresh graduate, kisaran penghasilan berada di sekitar Rp6 juta hingga Rp10 juta per bulan dan dapat meningkat seiring bertambahnya pengalaman serta kemampuan teknis.
Kemampuan dalam bahasa pemrograman, pengembangan aplikasi, database, hingga pemahaman teknologi terbaru dapat menjadi nilai tambah.
3. System Analyst
System Analyst menjadi salah satu profesi yang dapat diisi lulusan Sistem Informasi atau Sistem dan Teknologi Informasi.
Pekerjaan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga membutuhkan kemampuan memahami kebutuhan bisnis perusahaan.
System Analyst menganalisis kebutuhan pengguna, mengidentifikasi permasalahan dalam sistem, kemudian membantu merancang solusi teknologi yang sesuai.
Pada level awal, kisaran gajinya berada di sekitar Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan.
4. Business Analyst
Business Analyst juga menjadi pilihan karier bagi lulusan Sistem Informasi maupun Bisnis Digital.
Profesi ini berperan menjembatani kebutuhan bisnis dengan solusi berbasis teknologi dan data.
Seorang Business Analyst dapat membantu perusahaan menganalisis proses bisnis, menemukan masalah, mengolah informasi, hingga memberikan rekomendasi untuk mendukung pengambilan keputusan.
Kisaran gaji untuk level awal berada di sekitar Rp6 juta hingga Rp9 juta per bulan, tergantung perusahaan dan kompetensi yang dimiliki.
5. Data Analyst
Data Analyst menjadi profesi lain yang semakin dikenal seiring meningkatnya penggunaan data dalam pengambilan keputusan bisnis.
Lulusan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi dapat mengembangkan karier di bidang ini, terutama jika memiliki kemampuan mengolah, membaca, dan memvisualisasikan data.
Untuk level awal, kisaran gajinya berada di sekitar Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan.
Penghasilan dapat meningkat seiring pengalaman dan penguasaan kemampuan seperti analisis data, database, statistik, serta berbagai perangkat pengolahan data.
Jurusan digital semakin relevan dengan kebutuhan industri
Beragam profesi tersebut menunjukkan bahwa lulusan bidang teknologi dan digital tidak hanya memiliki satu pilihan pekerjaan.
Lulusan dapat masuk ke bidang pengembangan software, analisis sistem, pemasaran digital, analisis bisnis, maupun pengolahan data.
Namun, besaran gaji tidak semata-mata ditentukan oleh nama jurusan. Kemampuan teknis, pengalaman magang, portofolio, sertifikasi, kemampuan komunikasi, dan kebutuhan perusahaan juga dapat memengaruhi peluang karier serta penghasilan.
Karena itu, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan bukan hanya angka gaji, tetapi juga minat dan kemampuan yang ingin dikembangkan selama kuliah.
Pilihan program studi di Cyber University
Salah satu perguruan tinggi yang menyediakan sejumlah program studi yang berkaitan dengan bidang digital adalah Cyber University (Universitas Siber Indonesia).
Kampus tersebut dikenal dengan fokus pendidikan pada bidang teknologi, bisnis digital, dan keuangan digital.
Beberapa program studi yang tersedia antara lain Bisnis Digital, Digital Entrepreneur, Sistem dan Teknologi Informasi, Teknologi Informasi, serta Sistem Informasi.
Program studi tersebut dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari perpaduan antara teknologi, bisnis, dan kebutuhan industri digital.
Pada akhirnya, memilih jurusan kuliah perlu dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal sekaligus, mulai dari minat, kemampuan akademik, kebutuhan industri, hingga peluang karier. ***





